Warga Sambiyan Digemparkan Dengan Mayat Mengapung

oleh -2.919 views

KALIORI – cbfmrembang.com, Seorang janda warga Desa Sambiyan, Kecamatan Kaliori meninggal dunia tenggelam di dalam embung sebelah utara Desa Sambiyan, Jum’at pagi (05/04/2019), sekira pukul 09.30 Wib.

Kejadian tersebut baru diketahui Warga, setelah jenazah korban mengapung di atas permukaan air embung. Korban diketahui bernama Suharti, (40) warga desa setempat.

SEPEDA SANTAI POLRES REMBANG, HUT BHAYANGKARA KE-73

Kepala Desa Sambiyan, Kecamatan Kaliori, Suhartono menuturkan korban diketahui sudah 4 tahun ini mengalami gangguan jiwa. Kejiwaannya mulai terganggu setelah ia pulang mejnadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Malaysia.

Jarak rumah korban berada di belakang balai desa setempat. Tergolong cukup jauh dengan TKP. Sebelumnya, korban sempat diketahui menuju arah utara desa. Warga setempat tak menduga jika hal itu bakal menjadi jalan korban menghembuskan nafas terakhir.

“Ibu Suharti memang sudah lama mengalami gangguan jiwa. Entah karena beban ekonomi atau gimana. Yang jelas banyak pikiran. Suaminya meninggal dunia dulu, sedangkan anaknya satu, laki-laki. Sudah besar kok, “ kata Kades Sambiyan.

Sementara itu, Kapolsek Kaliori, Iptu Martoyo menyatakan tidak ada yang mengetahui kronologis kejadian, kenapa korban sampai tewas tenggelam di embung. Apakah sengaja bunuh diri atau bermain di pinggir, kemudian terpeleset. Kedalaman embung sendiri, berkisar antara 2,5 sampai dengan 3 Meter.

“Kami dapat laporan dari pak kepala desa langsung ke sini. Saat jenazah diangkat, warga ya kaget ternyata warga Desa Sambiyan sendiri. Warga nggak ada yang tahu, tujuannya apa kok korban sampai ke embung. Cuma karena ibu ini stres, katanya sudah biasa jalan kesana kemari, “ ungkap Iptu Martoyo.

Saat di rumah duka, jenazah korban diperiksa oleh tim medis. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada perwakilan keluarga, untuk dimakamkan. ( Asmui / Mifta )