Usai Lulus, Mantan KPM Diminta Kembangkan Usaha Melalui Fasilitas Pemkab

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Sebanyak 341 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 1850 KPM yang ikut dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Sumber menyatakan mundur secara sukarela dengan penuh kesadaran (graduasi) pada tahun ini. Wisuda 341 KPM PKH yang dikemas Gebyar KPM sejahtera sadar mandiri digelar di lapangan Desa Sumber, Rabu (30/10).

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz yang hadir dalam acara itu mengatakan sangat berterima kasih atas program PKH yang digulirkan pemerintah pusat karena sangat membantu warganya yang kurang mampu menjadi mapan dan mandiri. Tidak luput apresiasi juga diberikan kepada mereka yang berani mengundurkan diri dari penerima bantuan PKH.

Detik-Detik Gudang Rosok di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur Terbakar

Dihadapan ribuan peserta yang hadir Bupati Hafidz menuturkan, PKH KPM Graduasi Mandiri atau keluar dari kepesertaan PKH secara sukarela merupakan bentuk kesadaran diri untuk mandiri secara ekonomi untuk lepas dari Keluarga Penerima Manfaat. Hal tersebut diakarenakan Keluarga Penerima Manfaat mengalami kenaikan kelas atau tergraduasi karena peningkatan ekonomi dari kegiatan perekonomian yang dikelolanya.

Dengan memilih graduasi mandiri maka program PKH telah berhasil, yaitu mensejahterakan keluarga serta mengentaskan kemiskinan. Orang nomor satu di Rembang itu berharap bagi mereka yang telah graduasi jangan sampai kembali masuk program PKH. Jika sudah memiliki usaha alangkah baiknya dikembangkan agar penghasilan juga dapat meningkat. Terkait fasilitas usaha, pemkab juga bersedia memberi bimbingan ilmu serta modal tanpa agunan yang dapat dimanfaatkan para warga yang baru merintis usaha.

“Saya berterimakasih sekali kepada para ibu-ibu yang secara iklas menyatakan mundur dari PKH. Mudah-mudahan nanti diberi rejeki yang melimpah kedepannya. Kemudian saya minta Dinas Sosial untuk mengawal ini, jangan sampai mereka kembali masuk ke kemiskinan. Maka dari itu yang punya usaha nanti saya fasilitasi dari segi ilmu dan pinjaman modal tanpa agunan. Nanti saya akan menilai apakah ibu-ibu yang sudah keluar dari PKH punya usaha produktif yang harus kita fasilitasi agar terus berkembang dan tidak kembali ke kemiskinan,” kata Bupati Hafidz.

Sementara itu, Camat Sumber Kamdani menyebutkan sebanyak 18% dari 1850 KPM telah diwisuda tahun ini. Program PKH ini tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya peran SDM PKH yang mendampingi dan memberikan bimbingan kepada KPM PKH di wilayahnya. Dirinya berharap kedepan semakin banyak yang memilih graduasi mandiri sehingga dapat bergantian dengan calon penerima manfaat yang lain. ( Rendi / Mifta )