Tahun Politik Pramuka Harus Tetap Netral

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018 di Kabupaten Rembang dilaksanakan dialun-alun kota Selasa pagi(14/8/2018).

Sekitar 1.000 anggota pramuka mulai siaga, penggalang dan penegak yang berasal dari berbagai gugus depan di Kabupaten itu turut hadir mengikuti upacara.

DETIK-DETIK RUNTUHNYA KUBAH MASJID JAMI’DESA KARANGASEM KECAMATAN SEDAN

Bupati Rembang, Abdul Hafidz didaulat untuk menjadi pembina upacara saat membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault berpesan tahun 2018 merupakan tahun politik yang ditandai dengan penyelenggaraan Pilkada tentunya memunculkan satu kondisi yang situatif.

“Saya berpesan hendaknya gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan luar sekolah jangan terlibat dalam kegiatan politik praktis ini,” kata Bupati menyampaikan imbauan Ketua Kwartir Nasional.

Karena itu diharapkan anggota pramuka di seluruh jenjang hendaknya dapat memberikan kesejukan dan jangan terlibat dalam hiruk pikuk perpolitikan meskipun sebagai warga negara masing-masing punya hak politik.

Di usia ke 57 saat ini Pramuka tentu tidak sama dengan kondisi saat dilahirkan. Perlu rebranding Pramuka baru sesuai jaman.

Generasi cyber yang online setiap saat dan selalu update status dan mengungkap kondisinya secara realtime dalam medsos harus dapat diikuti.

Hadir dalam peringatan Hari Pramuka ini Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka dan sejumlah Forkopimda Kabupaten Rembang Kepala OPD se Kabupaten Rembang. (Asmui/Mifta)