Soal Temuan Mayat di Ladang Tembakau Suntri, Bambang Sugito: “Saksi Bisa Jadi Tersangka”

oleh -
Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito saat memberikan keterangan kepada media beberapa waktu yang lalu

REMBANG – cbfmrembang.com, Pihak jajaran Polres Rembang masih terus melakukan pendalaman pada kasus penemuan mayat Sugiyono (42) warga Desa Dowan, RT 02/RW 01, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang yang diduga kuat korban pembunuhan. Sudah ada sembilan saksi terperiksa oleh penyidik. Kasusnya sendiri sudah tiga pekan berjalan.

Kasatreskrim Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menyampaikan hingga saat ini pendalaman terus dilakukan. Ia menegaskan tidak ada hambatan untuk mengungkap kasus tersebut. Namun yang pasti dalam melangkah pihaknya perlu hati-hati dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka.

DETIK-DETIK RUNTUHNYA KUBAH MASJID JAMI’DESA KARANGASEM KECAMATAN SEDAN

Baca juga: Warga Temukan Mayat Diduga Korban Pembunuhan

”Kehati-hatian menjadi prinsip kerja saya. Kesannya mungkin kelihatan lambat. Namun hati-hati bagi saya lebih penting. Sehingga tidak salah orang,” ujarnya saat ditanya awak media perkembangan kasus di Suntri.

Menurut Bambang, hingga saat ini saksi yang dipanggil terus bertambah. Terbaru, yang sudah dipanggil jumlahnya sembilan orang. Terakhir yang dipanggil ada dua orang. Semua merupakan orang-orang sekitar dari tersangka.

Saat disinggung terkait saksi yang sudah dipanggil apakah dapat menjadi tersangka, Bambang memberikan semua kemungkinan bisa terjadi, namun ia belum dapat memastikan hal itu. Ia mengaku tak ingin terburu-buru dalam menetapkan tersangka. Hanya perlu alat bukti yakni hati-hati.

”Semua kasus prioritas. Perkara semua prioritasnya sama. Tidak ada satu yang diprioritaskan atau sebaliknya,” penekanannya.

Lebih lanjut Bambang Sugito menambahkan, mengenai hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng atas autopsi jenazah Sugiyono, sampai hari ini Polres Rembang masih diminta menunggu.

Sebelumnya, sesosok mayat pria yang diduga korban pembunuhan ditemukan tergeletak di tengah kebun tembakau turut Desa Suntri, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, pada 06 September 2019, sekira pukul 09.00 Wib.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang ibu rumah tangga yang bekerja sebagai tukang petik tembakau di wilayah setempat.

Ditemukannya sejumlah luka pada jenazah Suyiyono membuat masyarakat setempat curiga atas meninggalnya pria tersebut. Pihak kepolisian langsung melakukan autopsi dengan melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah untuk mengungkap kasus ini. ( Asmui / Mifta )