Situs Terjan Favorit Kunjungan Akhir Pekan

oleh -

KRAGAN – cbfmrembang.com, Kabupaten Rembang adalah kota yang kaya akan tradisi, budaya, dan kekayaan alamnya. Banyak potensi yang terkandung dan mulai dieksplor baru-baru ini. Termasuk keberadaan situs-situs peningggalan sejarah.

Salah satunya situs Selodiri yang ada di Desa Terjan Kecamatan Kragan. Terletak disepanjang perbukitan, dan di atas gunung ditempat ini terdapat batu yang konon memiliki nilai sejarah.

Detik -detik Kecelakaan Mobil di Pantura Kaliori Rembang, Mobil Hancur

Dilihat dari warna, dan bentuk batu di daerah ini, berbeda jauh dengan batu yang ada saat ini. Sehingga Desa Terjan menjadi tujuan muda-mudi yang sekedar cuci mata, atau penggemar foto selfie.

Kepala Desa Setempat Nur Kosim mengatakan, awal mulanya dinamai situs Selogiri, karena didekat gunung terdapat sebuah batu berukuran besar berdiri tegak. Diperkirakan batu tersebut tingginya kurang lebih mencapai 20 meter.

Selain itu, disebelah batu berdiri tegak itu juga terdapat batu menyerupai gapura yang berada di tengah area persawahan. Batu ini biasa disebut dengan batu lawang.

“Jaraknya sekitar 800 meter terletak diwilayah perbukitan tak jauh dari desa setempat. Kalau patung digunungnya, sebelah gunung ada patung “Selodirinya” berdiri tegak, dan disamping Selodiri ada batu berdiri tegak kayak gapuro, batu lawang namanya,” bebernya.

Nah oleh karena itu, tempat ini sangat cocok apabila jadi rujukan untuk berwisata akhir pekan bersama keluarga. Selain mengenal sejarah, suasana alam yang sejuk ditempat ini dipercaya bisa membuat awet muda.

Dulunya lahan yang terdapat situs ini adalah milik perseorangan. Namun saat ini, menurut kepala desa setempat sudah pindah tangan menjadi milik Pemkab Rembang, untuk dikelola. Peralihan hak kepemilikan dikabarkan sudah terjadi sejak 2017.

Selain dari Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta, situs ini juga pernah kedatangan para peneliti dari luar negeri. Sehingga, tidak perlu diragukan soal keasliannya. ( Asmui/ Mifta )