Seleksi P3K Sudah Selesai Digelar, Ini Hasilnya

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Seleksi Kompetensi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau (PPPK/P3K) untuk pengisian formasi guru dan tenaga penyuluh pertanian dan perkebunan sudah selesai digelar Pemkab Rembang di SMAN 2 Sabtu pagi (23/02/2019).

Hasil ujian seleksi kompetensi P3K peserta sudah langsung bisa dilihat setiap peserta, mengingat passing grade dilaksanakan secara online dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) seperti tes CPNS.

Untuk formasi yang tersedia berjumlah 165 orang yang terdiri dari 95 tenaga pendidik atau guru, dan 60 tenaga penyuluh pertanian dan perkebunan.

Kepala BKD Kabupaten Rembang Suparmin mengatakan, semua peserta passing grade hadir mengikuti seleksi, meskipun sempat ada yang sakit. Seleksi digelar selama satu hari, sejak pagi sampai sore.

Dalam pelaksanaan seleksi kompetensi P3K 2019 ini, peserta diberikan waktu 100 menit untuk menyelesaikan tes kompetensi yang terbagi menjadi tiga sub tes.

Peserta P3K 2019 perlu memperhatikan tiga sub tes seleksi kompetensi yang terdiri dari sebagai berikut.

– 40 soal Kompetensi Teknis, setiap satu soal dinilai 3 jika benar.
– 40 soal Kompetensi Manajerial, dan kalau benar satu soal nilainya satu. Dan
– 10 soal Kompetensi Sosial Kultural kalau benar satu soal nilainya 2

Kalau ketiga lolos akan dilanjutkan kompetensi wawancara.

Sedangkan untuk wawancara berbasis komputer peserta diberikan waktu 20 menit untuk menyelesaikan 10 soal.

“Jadi tesnya tidak ada tahapan, seleksi ini yang dinilai kompetensi teknis, menejerial, dan kompetensi sosial kultural. Kalau ketiga-tiganya lolos dilanjutkan sekaligus ada seleksi wawancara satu paket. Walaupun belum lulus, wawancara dipakai ketika tes 3 kompetensi itu. Ketiga itu bisa lulus kalau nilainya total 65, plus kompetensi teknis 42. Kalau dah oke baru dilihat tes wawancara minimal 15. Jadi nilainya langsung bisa dilihat yang menentukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” jelasnya. Insert 25 Februari 19 Parmin

Menurut Suparmin jika dilihat berdasarkan nilai, memang ada beberapa peserta yang kemungkinan tidak lulus. Namun semua data hasil penilaian menjadi kewenangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dari total peserta passing grade yang hadir terlihat ada beberapa peserta yang usianya lebih dari 49 tahun. Mereka adalah K2 penyuluh di Dinas Pertanian dan Perkebunan.

Sebelum mengikuti tes ini, mereka sudah mempersiapkan diri dengan cara belajar tes seleksi sistem online di salah satu SMK swasta yang berbasis IT di Rembang.

Setelah semua peserta mengikuti tes seleksi, pengumuman kelulusan secara resmi masih menunggu surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ( Asmui / Mifta )