Selain Kue Keranjang, Kue Yopia Jadi Incaran Menjelang Perayaan Imlek

oleh -

LASEM – cbfmrembang.com, Selain kue keranjang, kue yopia merupakan cemilan yang paling dicari saat momen imlek di Rembang. Makanan yang menjadi ciri khas daerah Lasem itu ramai dicari para warga tionghoa yang merantau di luar kota saat pulang ke Rembang.

Pembuat kue yopia sekaligus pemilik usaha kue yopia, Waras mengatakan dalam seharinya Ia mampu memproduksi 500 hingga 600 buah yopia di hari biasa. Namun di momen menjelang imlek ini pesanan kue yopia meningkat hampir 50 persen.

Produksi kue yopia sendiri tergolong unik, kue yang berbahan baku dari tepung dengan isian gula aren itu hanya diproduksi dua hari sekali. Waktu pembuatannya pun dimulai pukul 02.00 WIB dini hari dan selesai pukul 10.00 WIB.

Ia mengaku, kue yopia yang baru diproduksi sebagian merupakan pesanan toko oleh-oleh. Kemudian sebagiannya lagi Ia simpan sebagai stok jika sewaktu-waktu ada pesanan dari orang-orang sebagai cemilan jamuan keluarganya yang baru datang dari luar kota, mengingat menjelang imlek ini warga tionghoa memiliki tradisi pulang ke kampung halaman.

“Menjelang imlek ini penjualan naik, lumayan banyak soalnya banyak orang-orang dari luar kota. Dari keluarga juga tamu yang datang ke Rembang. Hari-hari biasa juga ramai tapi waktu imlek ini juga makanan yang dicari selain kue keranjang,” ujarnya saat ditemui di rumahnya desa Karangturi, Selasa (21/1).

Wanita berusia 74 tahun yang memiliki nama Tionghoa Siek Tian Nio itu merupakan generasi ke 3 penerus usaha pembuatan kue yopia. Meskipun muncul beberapa produk kue yopia yang menyerupai miliknya, rasa yopia yang Ia produksi tetap eksis karena dari segi rasa dan bentuk kue produksinya memiliki nilai otentik dengan segala historinya. (Rendi / Mifta)