Rembang Resmi Menyandang Gelar Kota Kreatif

oleh -

JAKARTA – cbfmrembang.com, Kerja keras Pemkab Rembang dan Komunitas termasuk Rembang Creative Comunnity Network (RCCN) sebagai wadah berbagai komunitas untuk menjadi salah satu kabupaten kreatif, akhirnya terwujud.

Hal itu dipastikan setelah pada Kamis malam 20 Juni 2019, Badan Ekonomi Kreatif atau BEKRAF mengumumkan 10 kota/kabupaten kreatif, yang sebelumnya telah melalui proses seleksi dan kurasi dari Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I).

DETIK-DETIK RUNTUHNYA KUBAH MASJID JAMI’DESA KARANGASEM KECAMATAN SEDAN

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 83 tahun 2019 Tentang Kabupaten/kota kreatif indonesia tahun 2019, Kabupaten Rembang sendiri ditetapkan sebagai kabupaten kreatif dengan sub sektor unggulan Kriya, dengan penyebutan khusus kabupaten Konservasi Budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto mengungkapkan pencapaian tersebut berkat sinergi semua pihak. Kolaborasi akademisi, komunitas, pemerintah dan media.

Lebih lanjut ia menjelaskan sebagai lokomotif ekonomi kreatif di Kabupaten Rembang adalah kerajinan Batik Tulis Lasem. Terkait ekonomi kreatif dan pengembangan batik tulis Lasem sendiri, Bupati Rembang H.Abdul Hafidz memiliki sejumlah kebijakan .

“ Rembang sudah membentuk komite kabupaten kretif, adanya kebijakan ekstrakulikuler membatik di sekolah- sekolah dan pemakaian batik tulis Lasem untuk seragam Aparatur Sipil Negara (ASN), “ terangnya.

Dwi Purwanto berharap dengan adanya penghargaan ini dapat memacu semangat masyarakat Rembang yang khususnya bergerak di bidang ekonomi kreatif untuk lebih berkreasi dalam menciptakan produk-produk kerajinan tangan unggulan.
Sementara itu Sekretaris RCCN Nugraeni Saputri mengucapkan puji syukurnya atas pencapaian tersebut. Selain Rembang semakin dikenal, dampaknya tentu akan mempermudah akses pelaku kreatif di Rembang dalam hal bantuan maupun kegiatan ekonomi kreatif.

“Meskipun yang diangkat subsektor Kriya, namun pelaku ekonomi kreatif lain juga mendukung, karena tanpa dukungan subsektor yang lain tentu tidak bisa mengangkat subsektor lain., “ ungkapnya .

Sebelum akhirnya terpilih menjadi Kabupaten Kreatif 2019, Kabupaten Rembang dan sembilan daerah lainnya, sudah mendapatkan penilaian langsung dari BEKRAF serta PMK3I, yang dimulai sejak (18/06) yang lalu. Bupati H. Abdul Hafidz didampingi sejumlah Kepala OPD dan aktor- aktor kreatif secara langsung melakukan paparan tentang ekonomi kreatif di Kabupaten Rembang dihadapan para juri.