Rawan Kecelakaan, Rambu- Rambu Jalan Rembang – Lasem Ditambah

oleh -

REMBANG – Usai kejadian kecelakaan yang menewaskan enam orang di jalan pantura Rembang – Lasem tepatnya wilayah desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang segera menambah rambu-rambu. Dishub menilai di sepanjang jalan tersebut memang rawan terjadi kecelakaan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Rembang, Daenuri menyebutkan pihaknya sudah menerjunkan kasi Lalulintas ke lapangan untuk melakukan survei, nantinya di sepanjang jalan Rembang – Lasem akan ditambah rambu – rambu, apabila memang lokasi tersebut perlu dipasang rambu – rambu atau tidak.

Untuk kapan proses pemasangan rambu-rambu mulai dilaksanakan, pihaknya menunggu hasil dari petugas yang melakulan survei. Jika sifatnya mendesak namun anggaran untuk pengadaan rambu – rambu belum tersedia, maka dirinya siap mengeluarkan stok yang ada di kantor Dishub.

“Sudah menerjunkan petugas ke lapangan untuk melakukan survei, nantinya di sepanjang jalan Rembang – Lasem akan ditambah rambu – rambu. Akan kami pasang, kalau memang belum ada anggarannya, mungkin rambu – rambu yang ada di kantor, akan saya keluarkan. Kemarin kami menugaskan kasi lalulintas untuk melihat situasi dilokasi tersebut, ini juga kami baru garap Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Kepolisian dari kecelakaan,” kata Daenuri saat dikonfirmasi melalui selluler.

Pengakuan salah satu warga sekitar jalan pantura Rembang – Lasem, Asrori (56) mengatakan jalur pantura Rembang – Lasem memang kondisi jalannya sudah halus, namun jalan tersebut cukup rawan. Penambahan rambu-rambu dirasanya sangat bermanfaat untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara yang melintas. (Rendi/Mifta)