Puluhan Suporter Persebaya Dipulangkan, 4 Lainnya Masih Ditahan

oleh -497 views
Polisi saat memulangkan para Bonek mania

REMBANG – cbfmrembang.com, Para oknum suporter Persebaya yang ditangkap jajaran Polres Rembang telah dipulangkan pada Jum’at pagi (12/7/2019) sekitar pukul 09.30 WIB.

Tercatat, 41 orang yang rata-rata berusia remaja itu diangkut menggunakan truck Sat Sabhara Polres Rembang untuk dikirim kembali kedaerah asal. Namun masih ada 4 orang tahan, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Empat orang tersebut, 3 masih anak dibawah umur, sedangkan satu sudah dewasa.

SEPEDA SANTAI POLRES REMBANG, HUT BHAYANGKARA KE-73

Empat orang yang ditahan masih menjalani pemeriksaan intensif di ruangan Unit III Satuan Reserse Dan Kriminal.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Polres Rembang, Kompol Yohan Setiajid pemulangan dilakukan secara etafet, dengan berkoordinasi dengan pihak Polres Tuban Jawa Timur, karena rombongan suporter itu diantar sampai wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, yaitu Kecamatan Sarang.

Ia mengaku, untuk 4 orang yang masih diperiksa, semua warga Surabaya, Jawa Timur. Polisi masih terus melakukan pendalaman, sekaligus mencocokkan dengan keterangan saksi dan korban. Jika ke empatnya tidak terbukti melakukan penganiayaan, maka mereka akan dipulangkan.

“Jangan sampai suporter memicu kerawanan lagi di sepanjang perjalanan kita antisipasi. Makanya kita kawal sampai perbatasan Tuban. Untuk yang rombongan suporter ini nggak ditemukan senjata tajam. Hanya potongan linggis dan ikat pinggang yang diberi pemberat gembok,“ beber Yohan.

Aji Prakoso suporter yang diamankan membantah tuduhan telah melakukan pengaiayaan, dan membuat onar. Mereka berdalih, ada oknum supporter didepan rombongannya yang telibat bersitengang dengan warga Mangggar bukan kelompoknya. Karena saat itu rombongan suporter terpisah-pisah secara bergelombang.

Ia mengaku, kebetulan romongannya menumpang truck truck di belakang, langsung menjadi sasaran warga sekitar. Dua temannya sesama suporter terluka. Lalu mereka diamankan ke Mapolses Sluke, dan kemudian dibawa ke Mapolres Rembang untuk menghindari amukan warga ( Asmui / Mifta)