PT Semen Gresik Bershalawat di Tapak Pabrik

oleh -

GUNEM – cbfmrembang.com, Ribuan warga dan santri Senin malam (12/11/2019) memadati area tapak pabrik milik PT Semen Gresik yang berlokasi di Kecamatan Gunem Rembang. Mereka datang untuk mengikuti acara bershalawat, dalam rangka peringatan maulid Nabi sekaligus memperingati 100 hari wafatnya tokoh bangsa KH Maimoen Zubair (Mbah Moen).

Dalam kesempatan itu, sejumlah santri dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Rembang dan Blora hadir untuk ikut serta doá bersama untuk Mbah Moen, yang dihadiri putra alhmagfurlah seperti, KH Taj Yasin (Gus Yasin) yang merupakan Wakil Gubernur Jawa Tengah dan KH M Idror Maimoen atau biasa disapa Gus Idror.

DETIK-DETIK RUNTUHNYA KUBAH MASJID JAMI’DESA KARANGASEM KECAMATAN SEDAN

Direktur Utama PT Semen Gresik Mukhamad Saifudin mengatakan, acara Semen Gresik bersholawat sudah direncanakan sejak lama. Acara tersebut sebagai bentuk silaturakhim para tokoh dan masyarakat, dan sempat dikonsultasikan kepada Mbah Moen sebelum mangkat. Dahulu, Mbah Moen sempat menyatakan ingin hadir dalam acara tersebut.

“Ini Semen Gresik bershalawat dalam rangka maulid nabi, dan 100 hari wafatnya KH Maimoen Zubair. Acara ini acara silaturakhim masyarakat desa dan alim ulama sebetulnya sudah kita rencanakan sudah cukup lama. Dan kita juga sempat berkomunikasi dengan beliau (Mbah Moen Red) beliau sangat mendukung, dan berkeinginan untuk ikut hadir, namun Allah berkehendak lain. Untuk menghormati beliau, dan atas saran Gus Yasin acara ini tetap kita lanjutkan,”jelasnya.

Dalam kesempatan itu Saifudin juga menyampaikan sejumlah program yang sudah dirasakan oleh masyarakat. Diantaranya pengembangan BUMDes dengan anggaran Rp 16 miliar untuk desa sekitar pabrik, baik diwilayah Kabupaten Rembang dan Blora.

Pembangunan infrastruktur berupa jalan yang berguna untuk masyarakat, dengan total anggaran Rp 9 miliar. Selain itu, 61 rumah tidak layak huni atau (RTLH) juga sudah dibedah oleh perusahaan semen plat merah itu.

“Dimana selama dilokasi ini kontribusi kita dalam pemberdayaan desa misalnya Semen Gresik sudah mengucurkan anggaran Rp 16 miliar untuk pengembangan badan usaha milik desa (BUMDes) juga perusahaan, baik di wilayah Kabupaten Rembang dan Blora. Semen Gresik juga telah mengeluarkan anggaran Rp 9 miliar khusus untuk infrastruktur jalan yang bermanfaat untuk aktifitas warga, baik terkait perekonomian, pendidikan dan lain-lainnya. Semen Gresik juga sudah membangun 61 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga Rembang maupun Blora.

Bagi warga terdampak kekeringan, kata Saifudin, pihaknya sudah menggelontorkan anggaran Rp 6,4 miliar. Dengan bentuk kegiatan droping air bersih, pembuatan tandon air untuk warga, serta instalasi air bersih yang langsung mengarah ke rumah warga.

Sementara itu Wakil Bupati Rembang H Bayu Andriyanto mengatakan, dengan adanya pabrik milik PT Semen Gresik CSR nya dapat membantu pembangunan di Kabupaten Rembang. Oleh karena itu, Ia mengajak masyarakat untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan milik BUMN tersebut.

“Dengan adanya pabrik semen CSR nya dapat membantu masyarakat, rumah tidak layak huni, embung, jalan, pegawai. Inilah yang dapat kita teruskan manfaatnya untuk membangun Kabupaten Rembang,”kata Wabup.

Dalam acara tersebut PT Semen Gresik juga memberikan anggaran untuk bantuan pengembangan TPQ yang berlokasi di sekitar pabrik. Secara simbolis bantuan diberikan kepada pemerintah Kabupaten Rembang dalam hal ini diwakili Wakil Bupati untuk diteruskan kepada lembaga. ( Asmui / Mifta )