Polres Bekuk Pelaku Kejahatan Menggunakan Pistol Airsoftgun

oleh -
Kapolres Rembang saat memberikan keterangan kepada media

REMBANG – cbfmrembang.com, Jajaran Polres Rembang berhasil menangkap pelaku kejahatan yang menakut-nakuti korbannya dengan menggunakan pistol jenis airsoftgun. Hal itu diungkap pihak Polres Rembang Senin pagi (28/10/2019) di halaman Mapolres Rembang.

Pelaku adalah Heri Susanto (55) warga RT 002 RW 007 Desa Pasedan Kecamatan Bulu. ia menjalankan aksinya bekerjasama dengan tiga orang rekannya. Heri berperan sebagai penodong pistol, dan dua orang rekannya berperan untuk mengendarai sepeda motor, salah satunya untuk membonceng korban.

Detik-Detik Gudang Rosok di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur Terbakar

“Pada tanggal hari Kamis tanggal 11 Oktober 2019, sekitar pukul 18.00 WIB, saksi Sarjono dengan saksi Heri dan tersangka Djoni berada di rumah tersangka Hery alamat Desa Pasedan Kecamatan Bulu merencanakan perbuatan yang akan dilakukannya yaitu mengambil barang serta uang milik korban. Selanjutnya saksi Djhoni menjemput korban dirumahnya, kemudian berpura-pura membonceng sepeda motor menuju jalan turut Dukuh Bawang Desa Pasedan Kecamatan Bulu. Kemudian Sarjono dan Heri menunggu ditepi jalan turut Desa Pasedan,” kata Kapolres.

Dalam kesempatan itu Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto mengatakan, pelaku menjalankan aksinya pada tanggal 11 Oktober 2019 sekitar pukul 18.00 WIB, di jalan turut Desa Pasedan, Kecamatan Bulu.

Ketiga rekan pelaku lebih dulu tertangkap oleh aparat kepolisian dan mendekam di Rutan kelas IIB Rembang. Sedangkan pria yang tidak tamat sekolah SD itu selaku pemegang pistol sempat menjadi buron beberapa saat, sebelum akhirnya tertangkap oleh aparat kepolisian.

“Korban langsung ditodong pelaku dengan menggunakan airsoftgun. Itu hanya untuk menakuti korban. Kemudian pelaku mengambil handphone milik korban dan melarikan diri,” kata Dolly kepada wartawan di halaman Mapolres Rembang.

Kepada polisi, Heri Susanto mengaku tidak bisa menggunakan pistol tersebut. Pistol tersebut dipinjam dari salah seorang temannya warga Blora yang sampai hari ini masih dalam pengembangan aparat kepolisian.

Dengan berbekal senjata itu, pelaku mengaku baru beraksi di satu TKP. Namun pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan pengembangan terkait pengakuan pelaku. Namun diperkirakan, pistol tersebut didapat secara ilegal.

Pelaku diamankan berikut barang bukti, handphone milik korban, sebuah sepeda motor yang digunakan sebagai sarana tindak kejahatan, serta pistol airsoftgun merk RCV warna hitam. ( Asmui / Mifta )