Peserta Yang Lolos ke SKB Diumumkan, Jadwal SKB Diundur Karena Corona

oleh -

REMBANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang telah menerbitkan hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) pengadaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 di Kabupaten Rembang, Senin 23 Maret 2020. Dari 5765 peserta CPNS yang mengikuti SKD hanya 17,39 persen yang dinyatakan lolos.

Kabid Pengembangan Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang Marsono saat ditemui di kantornya, Selasa (24/3/2020) mengatakan 1003 peserta yang dinyatakan lolos SKD, tidak semuanya bisa melangkah ke tahap selanjutnya. Hanya tiga peserta yang memiliki nilai passing grade tertinggi diformasi yang dituju dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Untuk pelaksanaan SKB, kata dia, mengalami perubahan jadwal dari pusat. Dengan adanya wabah Covid-19 ini, SKB yang seharusnya digelar pada tanggal 3 April 2020 di Yogyakarta terpaksa diundur.

“Berdasarkan rapat koordinasi di Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia) kemarin itu yang lolos SKD sebanyak 1003.Setiap formasi diambil tiga yang nilai passing gradenya tinggi, jadi tidak semua yang lolos SKD bisa ikut SKB. Kami belum mendapat informasi terbaru terkait penyelenggaraan SKB, karena jadwal yang kemarin diundur ada wabah virus corona sekarang ini,” jelas dia.
Meski cukup banyak peserta yang lolos SKD, masih ada formasi yang tidak memiliki pendaftar sama sekali. Formasi tersebut, kata Marsono yaitu dokter spesialis dan disabilitas.

Saat disinggung kekosongan pendaftar pada suatu formasi akibat data jumlah pendaftar tidak bisa dilihat calon pendaftar, dirinya mengatakan banyak kasus yang ditemukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) akibat calon peserta bisa mengetahui jumlah pendaftar. Berdasarkan hasil rapat koordinasi BKN lalu, kata dia, salah satu temuan kasusnya yaitu ketika terlihat ada satu formasi kosong calon pendaftar memasukan semua nomor induk kependudukan (NIK) keluarganya sendiri agar formasinya terlihat penuh pendaftar, sehingga calon pendaftar tersebut tidak memiliki saingan. ( Rendi/Mifta )