Perkuat Peran, Komite Pendidikan Gelar Diskusi Perkuat Pendidikan

oleh -182 views

REMBANG – cbfmrembang.com, Ratusan orang yang terdiri dari perwakilan para guru, kepala sekolah, komite pendidikan menggelar sarasehan di aula lantai 4 kantor Bupati Rembang, Sabtu pagi (03/11/2018) untuk membahas penguatan pendidikan diwilayah setempat.

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Rembang H Abdul Hafidz, Wakil Bupati Bayu Andriyanto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga setempat.

SEPEDA SANTAI POLRES REMBANG, HUT BHAYANGKARA KE-73

Ketua Komite Dewan Pendidikan Kabupaten Rembang Ahmad Sururi mengatakan, kegiatan tersebut lebih kepada penguatan peran komite sekolah dan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Rembang.

Oleh karena itu, ia mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama bertanggung jawab dalam mengelola pendidikan. Mengingat, 20 persen dari APBN, dialokasikan untuk dunia pendidikan di Indonsia.

“Bahwa pengelolaan pendidikan menjadi tanggung jawab kita semua, tanggung jawab sebagai insan manusia. Maka sebegitu pentingnya maka semua instansi, bahkan pemerintah telah mengagarkan sebegitu besarnya anggaran 20 persen untuk pendidikan. Itu menunjukkan bahwa pentinya pendidikan.” kata Sururi.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz dalam sambutannya menyampaikan, secara bertahap IPK pendidikan di Kabupaten Rembang terus mengalami kenaikan, meskipun tidak signifikan. Meski demikian, IPK yang dimiliki oleh Kabupaten Rembang berada di bawah Kabupaten Kudus, dan diatas Kabupaten Pati dan Blora. Bupati mengaku, didalam RPJMD pemerintah Kabupaten Rembang menargetkan IPK 7,8 pada tahun ini.

“Kalau kita berbicara pendidikan memang banyak yang harus di bicarakan. Mulai dari mata pelajaran, lingkungan, guru, pengawas ini semua menjadi komponen yang tidak bisa di pisahkan. Komite walimurid, muridnya gurunya, oleh karena itu acara ini penting dan strategis untuk pendidikan. Tadi sudah disampaikan pak Wakil Bupati, di Rembang ini, kalau bicara pendidikan, IPK kita 7,2 kita dibawah Kudus, diatas Blora dan Pati. Di RPJM saya, IPK ada pada 7,8.” beber Bupati.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Rembang telah menggandeng perguruan tinggi negeri yaitu Undip melalui Program PSDKU untuk terus memajukan pendidikan di wilayah setempat.

“Salah satunya saya bekerjasama dengan Undip melalui program PSDKU. Kemarin ada prodi yang kita buka bersama ada Manajemen, kemarin ada 60 mahasiswa Kebijakan yang saya ambil adalah bergerak operasi secara yotal, karena kami sudah menyiapkan dana stimulan 10 miliar, dan tanah 15 hektar.” tambahnya.

Ia menegaskan, jika pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Rembang telah menganggarkan komputer untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk sekolah SMP, dan Mts se Kabupaten Rembang.

“Kemarin saya ada laporan untuk Mts ujian nasional belum dianggarkan komputer. Saya minta 2019 SMP sudah seratus persen UNBK, dan Mts juga jika tidak dianggarkan oleh Kementerian Agama, pemerintah akan.” tegasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Rembang menambahkan, kemajuan sebuah daerah tidak terlepas dari dunia pendidikan. Rata-rata daerah yang maju, dunia pendidikan diwilayah setempat juga pasti maju.

Oleh karena itu, atas nama pemerintah Kabupaten Rembang, ia mengucapkan terima kasih atas peran serta, kontroling, dan ide yang telah diberikan oleh para tenaga pendidik, termasuk didalamnya para guru, kepala sekolah serta pengawas.

“Kemajuan daerah tak lepas dari dunia pendidikan. Jika dunia pendidikan maju daerah akan maju. Atas nama pemerintah Kabupaten Rembang menyampaikan terima kasih atas peran serta, kontroling, dan ide yang diberikan oleh tenaga pendidikan.”tambah Wabub. ( Asmui / Mifta )