Pemkot Sukabumi Kesengsem Kota Rembang

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Pemerintah Kota Sukabumi Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja atau studi tiru ke Kabupaten Rembang, rombongan yang berjumlah 15 orang tersebut diterima dan disambut oleh istri Bupati Rembang yang sekaligus menjabat sebagai Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Rembang Hj. Hasiroh Hafidz di Rumah Dinas Bupati Rembang pada hari Kamis pagi (18/7) waktu setempat.

Dalam sambutan selamat datangnya, istri Bupati Rembang ini selain menjelaskan program-program yang sudah dicanangkan Bupati upaya dalam mengentaskan kemiskinan, ia juga menjelaskan tentang letak geografis, makanan khas, dan produk-produk unggulan yang ada di Kabupaten Rembang.

Detik-Detik Gudang Rosok di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur Terbakar

Sementara itu Ketua Rombongan studi kaji dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Sukabumi Nuraeni mengaku, bahwa nama Kabupaten Rembang ini sudah dikenal harum di Kota Sukabumi. Mengingat penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Rembang ini mendorong semangat bagi Pemerintah Kota Sukabumi dalam melakukan studi kaji dan studi tiru untuk diterapkan di Kotanya.

“kalau menurut jarak begitu jauh akan tetapi begitu harum kami dengar Kabupaten Rembang di Kota Sukabumi ini dan menurut catatan pun bahwa Kabupaten Rembang sudah mendapatkan catatan yang begitu baik dari pusat sehingga menuntut kepada kami begitu besar dorongannya jauh-jauh agar bisa datang ke sini.”

Disamping itu mereka juga memberikan apresiasi dengan apa yang dimiliki oleh Kabupaten Rembang, seperti kebijakan umum Bupati Rembang yang sangat kuat sehingga sudah mengakomodir setiap persoalan yang ada, baik itu peraturan daerah maupun peraturan Bupati.

Menurutnya dengan dasar hukum yang dimiliki oleh Bupati Rembang sebagai dasar hukum dan juga komitmen antara lintas sektor, Bupati Rembang bisa mengajak kerjasama berkolaborasi dengan lintas sektor, itu dinilainya sesuatu yang tidak mudah.

Kemudian ada juga komitmen di bidang anggaran seperti, puspaga yang bisa berdiri sendiri tanpa ada bantuan dari pemerintah pusat, yang menurutnya ini akan agak sulit diterapkan dikotanya.

Ia berharap bahwa ilmu yang didapat dari studi kaji di Kabupaten Rembang ini bisa diterapkan di Kota Sukabumi dan dapat melahirkan inovasi baru agar bisa mensejahterakan Kotanya sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap tumbuh kembangnya Provinsi Jawa Barat sebagai penyangga Ibu Kota Negara.