Pemkab Serap Aspirasi Bantuan Transportasi SMPN 1 Gunem

oleh -

Keresahan warga Gunem mengenai kekurangan siswa SMP N 1 disampaikan saat kegiatan Dinamika Puemerintahan Pembangunan Kemasyarakatan dan Forum Audiensi tentang Program DBHCHT tahun 2019 yang belangsung hari rabu (27/11/19) di Pendapa Kecamatan Gunem.

Kekurangan siswa SMP ini diperkirakan warga yang dari Desa Trembes lebih memilih untuk sekolah di SMP Pamotan, pasalnya akses transportasi yang tidak memungkinkan sehingga hal ini mengakibatkan SMP Gunem kekurangan murid.

DETIK-DETIK RUNTUHNYA KUBAH MASJID JAMI’DESA KARANGASEM KECAMATAN SEDAN

Selama ini solusi yang diterapkan adalah dengan mengijinkan murid mengendarai sepeda motor, padahal diumur siswa SMP belum diperbolehkan atau belum memiliki ijin untuk mengendarai sepeda motor sendiri.

Selanjutnya keresahan warga ini mengerucut dengan meminta bantuan kepada Pemkab untuk disediakan bantuan berupa mobil angkutan khusus antar jemput siswa, pasalnya hal ini diyakini bisa menarik perhatian para siswa untuk sekolah di SMP setempat.

Menganggapi hal tersebut Bupati Rembang H. Abdul Hafidz menyatakan ia telah merespon hal tersebut, tetapi untuk menyikapinya diperlukan perencanaan terlebih dahulu, sehingga untuk mengeksekusi hal ini membutuhkan jangka waktu kurang lebih satu tahun.

“SMP 1, iya ini sudah direspon, tapi yang namanya usulan itu harus masuk dalam perencanaan, lha sampai eksekusinya itu butuh waktu satu tahun. jadi nek usule saiki yo kanthi nggeh, nek trimo ne mobil bekas mengko tak golek-golekno Pak, tenang wae.”

Selanjutnya mengenai pembangunan Jalan Trembes ke Gunem, Pamotan ke Tegaldowo dan Tegaldowo ke Trembes sudah mulai dilaksanakan dan segera terselesaikan. (Ki Dwi /Mifta)