Pemkab Rembang Siapkan Rp. 30 Milyar atasi covid-19, ODP dan PDP dibantu

oleh -

REMBANG – Untuk melawan virus Covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, telah menyiapkan anggaran Rp.30 milyar. Anggaran yang ada untuk memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan selama 3 bulan ke depan.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan penetapan anggaran ini berdasarkan kebutuhan 6 kelompok kerja (pokja) penanganan virus covid-19 kabupaten Rembang.

“Soal anggaran ya? Yang kemarin sempat di medsos. Memang saya awal menetapkan KLB ini, saya siapkan 7,6 untuk segera action. Tapi ternyata 1 (hingga) 2 hari setelah 6 pokja bergerak, kebutuhan kita jauh dari yang kita tentukan. Jadi, kemarin kurang lebihnya 30 milyar. Untuk membackup sementara lho. Karena belum ada yang tahu kapan selesainya (pandemi covid-19 berakhir). Jadi ini selama 3 bulan, kita siapkan anggaran 30 milyar, ” imbuhnya.

Bupati menambahkan anggaran Rp.30 milyar itu digunakan untuk mencukupi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sehingga bagi PDP dan ODP dipaksa jangan sampai keluar. Kebutuhan sehari-hari akan dicukupi oleh Pemkab Rembang.

Terkait dampak sosial dan dampak ekonomi adanya penyebaran covid-19, menurut Bupati baru akan direncanakan. Pasalnya, pemerintah pusat telah memberikan kebebasan bayar listrik 3 bulan secara gratis bagi 450 watt dan pemberian diskon 50 persen pembayaran 900 Volt Ampere sebagai cara meringankan beban masyarakat.

Sebelumnya, Pemkab Rembang menyiapkan anggaran Rp 7,6 Miliar dalam rangka status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19. Anggaran tersebut diambilkan dari pos anggaran perjalanan dinas para pejabat atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk anggaran perjalanan dinas anggota DPRD setempat.

Selain itu, anggaran yang dinilai sudah tidak relevan untuk direalisasikan salah satunya anggaran untuk perayaan Kartinian di Rembang, karena hari Kartini yang mengumpulkan banyak orang tidak mungkin dilaksanakan dalam situasi seperti ini.(ss)