Pembekalan ASN Purna, Sekda Rembang Duduk Sebagai Peserta

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Sebanyak 170 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas periode Februari – Juni 2020 mengikuti pembekalan teknis di aula lantai 4 kantor Setda Rembang, Selasa (15/1). Dalam acara pembekalan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Subakti yang juga memasuki masa purna ikut mengisi kursi sebagai peserta.

Bupati Rembang melalui Assisten 1 Sekda Rembang Ahmad Mualif mengatakan pembekalan kali ini merupakan yang paling istimewa sepanjang sejarah. Pasalnya Sekda yang merupakan pejabat yang berwenang tentang kepegawaian saat ini duduk dibangku peserta.

Meskipun sudah dipaksa panitia untuk duduk di depan bersama pejabat lainnya, namun beliau bersikukuh tetap ingin duduk sebagai peserta. Ini merupakan sebuah pembelajaran dan patut dicontoh bagaimana seorang pimpinan yang mematuhi sebuah ketentuan meskipun saat ini masih aktif menjabat sebagai Sekda.

Mualif menerangkan pensiun merupakan sebuah kepastian yang mau tidak mau harus diterima. Meskipun ada yang merasa sedih bahkan menolak, masa pensiun tetap harus diterima. Dengan pembekalan yang diberikan ini diharapkan para ASN dapat mengikapi masa pensiunnya dengan baik dan dapat beralih fungsi yang semula mengabdi di pemerintahan berganti mengabdi di kehidupan kemasyarakatan.

“Apa yang dilakukan oleh pak Sekda adalah bagian dari terimakasih, bahwa segala sesuatunya harus menempatkan pada posisi yang seharusnya. Istilahnya mau move on, meskipun pak Sekda saat ini masih aktif dan ada acara seperti ini yang pesertanya ASN memasuki masa pensiun, beliau tetap datang sebagai peserta ini bagian dari edukasi,” kata Mualif.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang Suparmin menyebutkan dalam pembekalan tersebut terdapat 170 peserta dimana jabatan yang paling rendah yaitu 2 C dan yang paling tinggi 4 D. Pada bulan Agustus mendatang peserta ASN yang memasuki masa purna akan lebih banyak dengan jumlah 209 peserta. Jika dirata-rata terdapat kurang lebih 300 ASN yang purna setiap tahunnya. ( Rendi / Mifta )