Ngamar di Siang Bolong, 8 Pasangan Mesum di Rembang Diciduk Satpol PP Satu Diantara Anak Dibawah Umur

oleh -
Saat petugas sedang menggeledah salah satu kos-kosan di Kecamatan Rembang kota

REMBANG – cbfmrembang.com, Sebanyak 8 pasangan mesum diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rembang Sabtu pagi (4/5/2019). Mereka tertangkap basah sedang ngamar di sejumlah hotel dan kos-kosan diwilayah Kecamatan kota.

Dari pantauan di lapangan, operasi tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dengan bidikan hotel di sepanjang Pantura Rembang, maupun yang di pelosok gang sekalipun. Namun secara pasti berapa dan hotel apa saja, pihak Satpol PP enggan memberikan keterangan. Razia dilakukan secara gabungan bersama Kodim 0720 dan Polres Rembang.

Detik-Detik Bangunan Kompleks Kantor Dinas Pertanian Terbakar

Dari operasi itu, Satpol PP Rembang menemukan pasangan bukan suami istri yang sedang berduaan di kamar pada pada pagi hari. Anggota juga menjaring seorang anak perempuan di bawah umur kepergok sedang ngamar di sebuah hotel. Namun setelah orang tua yang bersangkutan dipanggil, remaja putri yang usianya dibawah 17 tahun ini sudah ternyata pernah menikah namun bercerai dengan suaminya.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Waluyo melalui Kasi Penegakan Perda Nurwanto mengatakan, delapan pasangan tidak resmi itu selanjutnya digelandang ke Mako Satpol PP di Jalan Rembang – Pamotan untuk menjalani pembinaan.

Mereka juga diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Jika kembali terjaring mereka akan dikenakan sangsi yang lebih berat.

Semua pasangan mesum yang terjaring razia diminta untuk menghadirkan orang tua masing-masing. Bagi yang mengaku sudah menikah siri, diminta untuk menghadirkan orang tua dan saksi sebagai pembuktian. Lantaran sudah siang semua pasangan diduga berbuat mesum itu di pulangkan. Bagi yang orang tuanya belum datang, mereka dikenakan wajib lapor, sedangkan yang mengaku menikah siri harus menghadirkan saksi.

“Satu diantara ditemukan seorang remaja putri yang masih dibawah umur sedang berduaan didalam kamar dengan seorang pria. Namun kata ayahnya si perempuan ini sudah pernah menikah tapi bercerai dengan suaminya,” jelasnya.

Razia hotel dan kos-kosan dilakukan dalam rangka cipta kondisi menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1440 H/ 2019 M. Razia kalih ini merupakan razia yang pertama menjelang datangnya bulan suci umat islam.

Razia serupa baik gabungan maupun internal Satpol PP rencananya akan terus digelar untuk memberantas penyakit masyarakat. ( Asmui / Mifta )