Musim Pancaroba, BPBD Himbau Masyarakat Waspada

oleh -

KALIORI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya ancaman angin puting beliung. Pasalnya, di bulan Mei ini, sudah memasuki musim pancaroba.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Rembang, melalui Kepala Seksi Kedaruratan, Pramujo mengatakan gejala awal munculnya angin puting beliung yang perlu diwaspadai yaitu dari pagi hari hingga siang hari terasa panas. Di langit terlihat awan putih bergerombol yang berlapis-lapis. Diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepi sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi. Tiba-tiba warna awan berubah dari putih ke hitam pekat.

“Ciri-ciri jika ada puting beliung itu siang panas menyengat. Ada gumpalan awan mendung full putih gitu. Tiba-tiba gelap. Petang. Itu biasanya terjadi puting beliung, imbuhnya.

Pramujo menambahkan angin puting beliung bisa terjadi di mana saja. Sedangkan wilayah di Kabupaten Rembang yang menjadi langganan angin puting beliung berada di Kecamatan Kaliori dan Kecamatan Sumber.

Pramujo menerangkan sebelumnya, pada hari sabtu (9/5), angin puting beliung terjadi di desa Babadan, Kecamatan Kaliori. Sehingga atap dan sebagian tembok gedung perpustakaan Sekolah Dasar Negeri 2 Babadan, roboh. Karena bangunan yang ada posisinya paling barat dan dekat dengan sawah.

Selain robohnya gedung perpusatakaan SDN 2 Babadan, angin kencang dan ombak menyebabkan 2 buah perahu nelayan hancur berantakan di pinggir pantai Desa Blimbing Kecamatan Sluke hancur dan satu kapal tongkang kandas menghantam dermaga Pelabuhan Tanjung Bonang Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke. (Masudi/Mifta)