Melalui Sosiodrama PKK Tingkatkan Kesadaran Hukum

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang menggelar kegiatan Lomba Simulasi Hukum bagi Kader PKK tingkat Kabupaten yang berlangsung di Sanggar Budaya Rabu 16 Oktober 2019.

Lomba yang diikuti oleh 14 kecamatan tersebut dikemas dalam sosiodrama yang disetiap timnya terdiri dari empat orang berkolaborasi sesuai dengan tema yang sudah didapat sebelumnya diantaranya, Parenting Education, Pembinaan Kesadaran Bela Negara (BKBN), Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), Pencegahan Kekerasan Seksual Terhadap Anak (PKSTA), Pencegahan Penyalahgunaan NAFZA, Pencegahan Perdagangan Orang, serta Tertib Administrasi Kependudukan.

Detik-Detik Gudang Rosok di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur Terbakar

Lomba ini digelar tidak lain untuk mendorong peningkatan semangat, motivasi serta meningkatkan budaya sadar hukum di kalangan Tim Penggerak PKK Kecamatan juga dalam melaksanakan tugasnya.

Selain itu, lomba ini diharapkan bisa meningkatkan jalinan interaksi antar Tim Penggerak PKK untuk saling tukar pengalaman dalam memberikan pendidikan kesadaran hukum dan berkonstitusi bagi masyarakat, serta dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa dalam kesadaran bela negara.

Sehingga dari lomba ini para peserta bisa semakin memahami sejumlah perundang-undangan dan mudah dalam menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, pasalnya para peserta tidak hanya menghafal tetapi langsung praktek dalam bentuk sosiodrama.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang Hj. Hasiroh Hafidz mengatakan lomba ini bukan sekedar sebagai motivasi saja, melainkan juga untuk mendorong pembangungan karakter bangsa yang merupakan kebutuhan asasi dalam proses berbangsa. Pasalnya hanya bangsa yang memiliki karakter dan jati diri yang kuat sehingga mampu menapak masa depan.

“Penggerak PKK itu bisa menjadi contoh dan motor bagi ibu-ibu yang ada di Kabupaten Rembang ini. karena PKK memang kalau di desa mesti merupakan menjadi contoh kalau ibu-ibu PKk tidak mematuhi hukum pasti akan dicacat orang-orang di desa, tidak patuh hukum, tidak displin maka dengan ini bisa menjadi contoh yang baik.” Ungkapnya

Dengan adanya kegiatan simulasi hukum ini sudha menunjukkan bahwa Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kesadaran hukum terutama dikalangan Kader PKK maupun keluarga pada umumnya. ( Ki Dwi / Mifta )