Kecelakaan Tragis Telan 3 Nyawa Satu Keluarga

oleh -14.562 views

SLUKE – cbfmrembang.com, Kecelakaan tragis terjadi di ruas jalan tanah Desa Leran Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang Minggu pagi (24/02/2019) sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Akibatnya, ayah bersama dua orang anaknya meninggal dunia dalam musibah ini.

Mereka adalah Ali Mahmudi (37) warga Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori yang merupakan anggota TNI Angkatan Darat. Sedangkan korban kedua ialah Parlan (57) warga Desa Polbayem Kecamatan Sumber. Ia merupakan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ),
dan korban ketiga ialah Syaiful Burhan (30) warga Dusun Tempel Desa Tlogotunggal Kecamatan Sumber.
Ketiganya meninggal saat perjalanan menuju rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

SEPEDA SANTAI POLRES REMBANG, HUT BHAYANGKARA KE-73

Sedangkan untuk korban luka, yaitu Siti Rofi’ah warga Desa Polbayem Kecamatan Sumber. Korban ini menderita cedera dikepala.

Parlan merupakan ayah kandung dari Ali Mahmudi dan Saiful Burhan. Saat kejadian Ali Mahmudi merupakan pengemudi mobil maut itu. Menurut informasi mereka baru pulang perjalanan dari Malang.

Kendaraan rombongan satu keluarga ini terlibat kecelakaan dengan bus PO Sumber Harapan, yang mengangkut rombongan peziarah.

Menurut beberapa saksi mata warga setempat, kejadian tersebut berlangsung sangat cepat. Benturan dua kendaraan ini menyedot perhatian warga sekitar, lantaran menimbulkan bunyi yang sangat keras.

Sebelum kejadian, mobil maut itu berjalan dari arah timur ke barat. Sedangkan bus PO Sumber Harapan melaju dari arah sebaliknya.

Menurut Kasat Lantas Polres Rembang AKP Roy Irawan mengatakan, diduga mobil naas itu oleng ke kanan. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

“Semula KBM Honda Mobilio berjalan dari arah Timur menuju ke Barat dari arah berlawanan Barat menuju ke Timur berjalan KBM Bus sampai TKP KBM Honda mobilio oleng kekanan karena jarak sudah dekat akhirnya KBM Honda Mobilio menabrak KBM Bus,” jelasnya.

Aparat kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu, petugas juga mengambil keterangan dari sejumlah saksi. Mengingat kecelakaan ini melibatkan anggota TNI, sehingga proses penyelidikan melibatkan Sub Denpom Blora.

Korban meninggal dunia, Minggu sore ini dimakamkan di tempat terpisah.

Berdasarkan data aparat kepolisian Polres Rembang, jalur Pantura Rembang mulai dari Kecamatan Kaliori sampai dengan Sarang memang rawan kecelakaan. Penyebapnya sendiri ada berbagai faktor, bisa kelalaian manusia, faktor jalan, maupun kendaraan.

Oleh karena itu aparat setempat senantiasa mengingatkan agar para pengemudian kendaraan harus beristirahat setelah berkendara selama 4 jam. Hal itu untuk mengurangi resiko kecelakaan. (Asmui / Mifta)