Kasus DB Meningkat, Dinas Kesehatan Surati Seluruh Puskesmas dan Desa

oleh -320 views
foto: kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang

REMBANG – cbfmrembang.com, Peningkatan jumlah pasiean anak di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang mendapatkan respon dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang. Pasalnya beredar kabar pasien anak yang dirawat terserang demam berdarah atau (DB) membludak.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dr Johan Budi membenarkan adanya jumlah pasien anak di RSUD yang terindikasi terserang demam berdarah. Berdasarkan laporan yang ia terima, per Januari 2019 ini ada 25 anak yang terindikasi DB. Namun hal tersebut masih dikonfirmasi kebenarannya.

SEPEDA SANTAI POLRES REMBANG, HUT BHAYANGKARA KE-73

Oleh karena itu, pihak Dinas Kesehatan menyatakan sudah melayangkan surat edaran untuk seluruh Puskesmas dan desa agar diadakan lomba desa jentik sesegera mungkin. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk penekanan terjadinya kasus demam berdarah.

“Iya DB laporan yang masuk itu 25 anak tapi masih dikonfirmasi. Kalau konfirmasi itu biasanya 10 yang positif DB. Kasus DB di Rembang memang meningkat, tahun lalu ada itu 73 kasus 2018. Tahun ini bulan Januari 25 laporan yang masuk tetapi masih dikonfirmasi,” jelasnya.
Johan Budi mengaku, lomba desa bebas jentik pada bulan Januari ini para kader pengamat jentik akan diminta membuat laporan selama dua kali. Sedangkan lomba desa bebas jentik akan dimulai pada bulan Maret mendatang.

Lomba desa bebas jentik memang secara rutin sudah digelar tahunan. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menekan kasus demam berdarah. Dibandingkan Kabupaten lain, Kabupaten Rembang sudah sangat bagus dalam penanganan dan pencegahan kasus demam berdarah.

Selama bulan Januari, Dinkes sudah melakukan fogging di beberapa sekolah, desa, dan tempat-tempat yang terindikasi terdapat penularan kasus tersebut. (Asmui/Mifta)