Kartu Kesejahteraan Sosial Mulai Dibagikan

oleh -

REMBANG – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI), hari Kamis (7/5), distribusikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Sosial (Bansos) pangan. Pendistribusian kartu bagi warga kurang mampu itu dibagi di 18 titik yang tersebar di 5 kecamatan yaitu Kecamatan Kaliori, Gunem, Sarang, Pamotan dan Kecamatan Sedan.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang, Sri Wahyuni mengatakan pembagian KKS Bansos pangan sebanyak 18.813 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dilaksanakan selama 7 hari dimulai pada hari kamis ini. 

“BPNT itu kan tadinya 61 ribu yang dapat reguler namanya BPNT reguler. Dalam rangka untuk penanganan Covid-19, data yang ada di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial diambil 18.813 ini untuk perluasan BPNT. Lha sisanya yang belum tercover di situ yang dapat BLT ini. Sisanya lagi BST. BST ini sudah selesai yang DTKS, kami masukkan juga data yang non DTKS. Jadi, semua ada 36 ribu. Tapi ini baru 31 dan 3 ribu.” Imbuhnya.

Ia menambahkan bantuan yang diberikan kepada KPM penerima KKS Bansos pangan yaitu 200 ribu rupiah selama 9 bulan. Geseknya sama dengan BPNT reguler yaitu berupa sembako.

Sementara itu Bupati Rembang, Abdul Hafidz yang meninjau pembagian KKS di Desa Tambakagung Kecamatan Kaliori menjelaskan dalam pendistribusian KKS Bansos pangan telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan dalam rangka untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19.

“Ini saya kira lancarlah. Lancar. Karena sudah ada perencanaan yang matang. Saya terima kasih kepada BNI, TNI/Polri dan Dinas Sosial yang telah menyiapkan konsep sesuai dengan aturan SOP dari pemerintah tentang kesehatan untuk menghadapi bagaimana pandemi Corona ini bisa segera selesai, ” tuturnya.

Bagi warga yang masih dirantau menurut Bupati diserahkan kepada anggota keluarga dengan syarat membawa surat kuasa.(Masudi/Mifta)