Kaliori Akan Dorong Pengembangan Potensi Pariwisata

oleh -322 views

KALIORI-cbfmrembang.com Pemerintah Kecamatan Kaliori, akan menggarap potensi pariwisata yang ada di wilayah barat kabupaten Rembang. Hal itu disampaikan oleh Camat Kaliori, Harjono dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbang) tahun 2019, di pendapa kecamatan Kaliori, Jum’at (22/2).

Harjono mengatakan dengan menggarap potensi pariwisata akan membuka lapangan pekerjaan baru dan mengurangi pengangguran. Seperti yang terjadi di pantai Tasikharjo dan Pasar Digital Mbrumbung di Desa Banggi.

SEPEDA SANTAI POLRES REMBANG, HUT BHAYANGKARA KE-73

“Di kecamatan Kaliori, terkait dengan potensi ekonomi membuka lapangan kerja. Sekarang ini sangat tumbuh kembang dengan baik. Terutama di desa-desa. Ini antara lain Desa Tasikharjo yang salah satunya adanya pariwisata. Sehingga bisa untuk membuka lapangan kerja. Yang dulunya ibu-ibu buruh ikan 1 hari 40 ribu kalau lembur 60 ribu. Sekarang pagi-pagi sudah macing pakai tas kecil dia berangkat ke warung. Pendapatannya insya Allah lebih dari itu. Sekarang sudah ada 60 warung.” imbuhnya.

Ia menambahkan di utara desa Tasikharjo terdapat pulau tak berpenghuni yaitu Pulau Gede yang menurut teritorial masuk wilayah propinsi Jawa Tengah. Apabila Pulau Gede kalau bisa dibuka untuk tempat tujuan wisata baru nantinya akan mengurangi kemiskinan dan membuka lapangan kerja. Salah satunya menjadi ladang untuk mencari nafkah bagi penyewa perahu.

Selain itu apabila Pulau Gede digarap dengan baik akan menjadi penahan abrasi pantai di daerah pesisir mulai dari kecamatan Lasem hingga kecamatan Kaliori.

Sekretaris Kecamatan selaku panitia Musrenbang, Suyanto menjelaskan digelarnya musrenbang salah satu tujuannya untuk membahas dan menyepakati hasil-hasil musrenbang dari tingkat desa yang akan menjadi prioritas kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan.

Peserta musrenbang terdiri dari kepala desa, ketua BPD, ketua LPMD, ketua Tim Penggerak PKK dan unsur koordinasi dinas instansi / tokoh masyarakat / tokoh agama / perwakilan perempuan, perwakilan pengusaha, forum anak, pemuda, TKSK, PKH, pendamping desa / kelompok tani dan kelompok nelayan.( Masudi/Mifta )