Inovasi SMK Muhammadiyah Lasem Buat Alat Cuci Tangan Otomatis

oleh -

REMBANG – Guna melakukan prosedur pemutusan peredaran virus Covid-19 dengan rajin cuci tangan, SMK Muhammadiyah Lasem membuat inovasi baru dalam menciptakan alat cuci tangan otomatis. Alat cuci tangan itu, dapat digunakan pemakainya untuk mencuci tangan tanpa memegang kran air maupun sabun seperti pada umumnya.

Kepala program teknik instalasi tenaga listrik SMK Muhammadiyah Lasem, Ahmad Yasin mengatakan, prinsip kerja komponen yang disebut alat cuci tangan otomatis itu menggunakan sensor yang bisa mendeteksi telapak tangan. Saat telapak tangan didekatkan sensor dengan jarak maksimal 10 centimeter maka air akan otomatis keluar selama 3 detik untuk membasahi tangan.

Setelah itu, disusul dengan keluarnya sabun cair yang dapat digunakan untuk membersihkan tangan. Selang 5 detik air akan kembali keluar untuk membasuh sabun yang telah digunakan sebelumnya.

Yasin mengaku, alat yang diciptakan siswa kelas IX SMK Muhammadiyah Lasem ini lebih steril dan higienis dibandingkan kran atau alat cuci tangan yang digunakan secara manual. Karena alat cuci tangan otomatis ini dapat dioperasikan tanpa menyentuh alat secara langsung.

Sehingga bahaya penularan covid-19 melalui sentuhan pada benda dapat diminimalisir. Sementara ini SMK Muhammadiyah Lasem baru akan memproduksi 10 unit alat cuci tangan otomatis untuk diletakkan di lingkungan sekolah. Namun ke depan rencananya akan diproduksi secara masal untuk diberikan kepada warga yang membutuhkan.

“Seperti alat-alat yang sering kita jumpai itu dirasa siswa saya masih kurang steril. Karena pengguna langsung bersentuhan dengan kran air saat mencuci tangan. Oleh karena itu siswa saya membuat alat cuci tangan otomatis itu agar orang tidak perlu menyentuh kran maupun benda lain jika hendak cuci tangan. Sementara ini baru 10 unit yang mau dibuat, rencananya akan diproduksi masal untuk diberikan kepada yang membutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, siswa kelas IX SMK Muhammadiyah Lasem, Taufiq, yang membuat alat cuci tangan tersebut mengatakan, ada beberapa alat yang dibutuhkan untuk merakit alat cuci tangan elektrik. Diantarannya Aduino Uno, dua alat relay bertegangan 5 Volt, dua alat pompa, dan sensor ultrasonic.

Hanya saja bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan alat cuci tangan elektrik tersebut harus didatangkan dari luar daerah. Sehingga agak susah didapat dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. (Rendi/Mifta)