Ini Kronologi Kecelakaan Kerja ABK KM Surya Jaya Abadi A, Satu Meninggal Dunia dan Luka-luka

oleh -
Saat jenazah tiba di dermaga Tasik Agung Rembang

Ini Kronologi Kecelakaan Kerja ABK KM Surya Jaya Abadi A, Satu Meninggal Dunia dan Luka-luka

REMBANG – cbfmrembang.com, Nasib naas menimpa seorang nelayan bernama Marsono (29) warga RT 1 RW 1 Desa Pasar Banggi Kecamatan Rembang kota. Ia merupakan anak buah kapal (ABK) KM Surya Jaya Abadi A.

DETIK-DETIK RUNTUHNYA KUBAH MASJID JAMI’DESA KARANGASEM KECAMATAN SEDAN

Ia meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja saat beraktifitas menangkap ikan diwilayah perairan utara laut Jawa untuk pada tanggal 31 Agustus 2019 sekira pukul 06.30 WIB.

Semula Marsono bersama dengan ABK lain sedang menarik tali tambang ( payang ). Namun, saat ditarik tali gardan itu tiba – tiba putus / pecah pada segel tepi payang ( bahan dari stenlis ). Sontak potongan besi itu mengenai dua orang ABK yang ada disekitarnya.

Baca: Kecelakaan Kerja, Nelayan Desa Banggi Meninggal Saat Melaut

Marsono mengalami luka di luka pada kepala dan tak sadarkan diri kurang lebih satu jam. Sedangkan satu ABK lain selamat hanya luka pada bahu sebelah kanan ( memar ). Kemudian nahkoda kapal memutuskan untuk pulang. Namun diperjalanan korban meninggal.

Kapal KM Surya Jaya Abadi A milik Suhadi warga Desa Pasar Banggi RT 01 RW 04 Kecamatan Rembang. Kapal tersebut berbobot 30 GT. Dinahkodai oleh Sudiono warga Desa Pasar Banggi.

Kasat Polair Iptu Sukamto mengatakan, korban sudah tiba didermaga Pelabuhan Perikanan Tasik Agung Rembang Minggu tanggal 01 September 2019 pukul 10.00 WIB.

“Iya mas benar, korban sudah dimakamkan kemarin Jam 10.00 WIB. Jepretan tali gardan,” katanya saat dihubungi wartawan.

Jenazah Marsono selanjutnya dibawa ke RSUD Rembang untuk dilakukan visum. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan, korban selanjutnya dibawa kerumah duka untuk dimakamkan.

Kapal KM Surya Jaya Abadi A berangkat pada hari Kamis tanggal 12 Agustus 2019 kapal berangkat menuju perairan laut Jawa. ( Asmui / Mifta )