Dua Pelajar Meninggal di Jalan Pantura Rembang – Lasem

oleh -
Saat aparat kepolisian sedang mengevakuasi korban untuk dibawa ke RSUD Rembang

LASEM – cbfmrembang.com, Dua orang pelajar yang masih berusia dibawah umur meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di jalan raya Rembang – Lasem, tepatnya turut Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem, Jumát sore (20/12/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan. Yakni, truk tronton dengan nomor polisi L 8396 UG, dengan sebuah sepeda motor Suzuki Satria bernomor K 2677 UM.

Detik -detik Kecelakaan Mobil di Pantura Kaliori Rembang, Mobil Hancur

Korban meninggal dunia berinisial MS usia 13 tahun remaja pria, alamat Desa Trahan, Kecamatan Sluke, yang merupakan pengendara sepeda motor dan CL, seorang remaja putri berusia (14) warga Desa Soditan, Kecamatan Lasem, sebagai pemboncengnya.

Truk tronton dikemudikan oleh Sugianto (39) warga Desa Mejayan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur.

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Sri Martini melalui Kanit Laka Riyan Mitha Pangesti mengatakan, kedua kendaraan tersebut berjalan secara beriringan, dari arah timur ke barat. Dengan posisi, sepeda motor berada disebelah kiri truk.

Namun secara tiba-tiba, sepeda motor yang dikendarai keduanya oleng ke kanan. Keduanya langsung disambar truk yang berjalan di sebelahnya.

“Semula truk tronton berjalan dari arah timur ke barat. Berjalan beriringan samping kiri berjalan sepeda motor Satria, setelah tiba di TKP tiba-tiba oleng ke arah kanan, atau utara. Karena jarak sudah dekat truk tronton tidak dapat menghindar akhirnya menabrak pengendara sepeda motor tersebut,” jelasnya.

Kecelakaan tersebut sempat membuat jalur pantura Rembang – Lasem tersendat. Banyaknya warga yang melintas berhenti sejenak untuk melihat kejadian tersebut.

Aparat kepolisian Polres Rembang langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah kajadian perkara. Kedua korban langsung dibawa menuju rumah sakit umum daerah dr R Soetrasno Rembang, sebelum di bawa kerumah duka.

Setelah selesai dilakukan pemeriksaan dan pendataan, selanjutnya jenazah keduanya diserahkan kepada pihak keluarga. (Asmui/Mifta)