Dinas Kesehatan Rembang Waspadai Virus Corona

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Munculnya virus corona di China saat ini tengah menggegerkan dunia. Virus ini menyebar cepat dan telah menewaskan banyak orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Darmono saat talkshow di Radio Citra Bahari mengatakan penyebaran virus corona di dunia per tanggal 2 Februari lalu sudah ada 14.550 warga yang terjangkit virus. Sedangkan angka kematian akibat virus tersebut sudah ada 305 korban jiwa dengan rincian 304 korban jiwa dari negara Cina sedangkan 1 korban jiwa berasal di luar Cina.

Ia menyebutkan, jika dilihat dari angka kematiannya yang disebabkan oleh virus corona masih tergolong kecil dibandingkan wabah virus-virus sebelumnya seperti SARS dan MERS. Namun virus Corona ini harus tetap diwaspadai karena perkembangan virus ini sangat cepat.

Untuk di Kabupaten Rembang, lanjutnya, belum ada indikasi virus corona masuk ke wilayah kota garam ini. Kendati demikian dirinya menghimbau kepada masyarakat Rembang yang memiliki riwayat berpergian dari Luar Negeri khususnya dari Tiongkok diharapkan segera memeriksakan diri di rumah sakit terdekat atau puskesmas.

“Kita berkoordinasi kepada seluruh komponen kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas bersama pihak kepolisian untuk pro aktif jika menemukan kasus-kasus yang dicurigai kesana (Virus Corona) dan jika ada warga yang riwayat perjalanan di negara terjangkit di Tiongkok harus segera melaporkan dan memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit. Nanti akan kita pantau, kita laporkan, kita sangat ketat sekali artinya bagaimana kita preventif jangan sampai virus ini menyebar kemana-mana,” bebernya.

Selain Tiongkok infeksi penyakit ini telah dilaporkan di 14 negara yakni Thailand, Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Malaysia, Nepal, Australia, Prancis, Jerman, Srilangka, Kamboja, dan Kanada. Diduga tidak hanya menular melalui manusia yang terjangkit, virus corona juga menyebar melalui hewan.

Oleh karena itu, Ia menyampaikan beberapa langkah penting dari aspek kesehatan hewan khususnya di Rembang sebagai kewaspadaan dini terhadap ancaman virus ini, yaitu agar setiap warga segera melapor jika terjadi peningkatan kasus penyakit pada hewan dan satwa liar, terutama jika berkaitan dengan adanya dugaan kasus 2019-nCoV pada manusia. (Rendi/Mifta)