Calon Kades Sekaliori Deklarasi Damai

oleh -

KALIORI – cbfmrembang.com Bertepatan dengan hari Sumpah pemuda, 28 Oktober 2019, forum silaturahmi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkompincam) kecamatan Kaliori, menggelar deklarasi damai calon kepala desa. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendapa Kecamatan setempat itu diikuti sebanyak 38 calon kepala desa dari 18 desa penyelenggara pemilihan kepala desa (pilkades).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kaliori, Aiptu Martoyo mengatakan dilaksanakannya deklarasi damai karena pelaksanaan pilkades yang diikuti 2 orang atau 3 orang bakal calon itu, tidak semuanya menjadi kepala desa.

Detik-Detik Gudang Rosok di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur Terbakar

“Kompetisi ini tentunya merebut satu hal yang tidak bisa dibelah. Satu hal yang tidak bisa dibelah ini, maka panjenengan di sini tentunya dideklarasikan harus siap menang dan siap tertunda kemenangannya. Siap menang dan siap tertunda kemenangannya.Ketika kita berdoa kepada Allah SWT, tentunya doa-doa itu kadang ada yang mandi saat ini dikabulkan, besuk dikabulkan, setahun yang akan datang dikabulkan.” Imbuhnya.

Kapolsek berharap bagi bakal calon yang belum dikabulkan untuk menang menjadi kepala desa supaya intropeksi diri dan sebagainya. Pasalnya, manusia hanya bisa berdoa, tetapi Allahlah yang punya keputusan untuk menentukannya.

Camat Kaliori, Harjono menghimbau agar situasi kondusif yang sudah berjalan selama ini, untuk diteruskan. Harapannya calon kepala desa bisa mengendalikan tim sukses dan pendukungnya agar tercipta kondisi yang tenang.

Deklarasi damai berisi akan mematuhi dan melaksanakan setiap tahapan pilkades secara damai, bermartabat, dan penuh tanggungjawab, demi terselenggaranya demokrasi yang lebih baik serta akan mematuhi dan melaksanakan terhadap segala peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan etika dan moralitas selama pelaksanaan pilkades.

Selain itu akan menciptakan situasi yang kondusif selama pelaksanaan pilkades serta bertekad untuk siap menang dan siap kalah dalam pilkades dan juga tidak akan melakukan pelanggaran hukum dalam bentuk apapun termasuk pelanggaran lalu lintas dalam tahapan kampanye maupun tahapan pilkades sampai dengan pelantikan.

Dalam kegiatan yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda itu, selain para peserta memakai ikat kepala merah putih, selesai kegiatan para peserta menyanyikan lagu Satu nusa satu bangsa, bangun pemuda-pemudi dan padamu negeri.( Masudi / Mifta )