Buka Rakor PKH, Wabup Ingatkan Keberhasilan Pengurangan Kemiskinan Butuh Proses

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Dalam rangka penanggulangan kemiskinan Pemerintah Kabupaten Rembang telah melakukan berbagai upaya di antaranya adalah Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Keluarga Harapan (PKH), Beras Sejahtera (Rastra), Kesehatan dan Pendidikan Gratis Koin Amal Lansia melindungi yang rentan jadi berkah (Kamalia Merekah), Industri Rumahan (Istri Mantap), pendampingan OPD Kepada Desa prioritas kemiskinan serta kemitraan dan pendampingan KKN tematik di desa prioritas kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Rembang H. Bayu Andriyanto saat membuka rapat koordinasi program keluarga harapan atau PKH tahun 2019 di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang Senin (29/7/19) waktu setempat. Ratusan pendamping PKH hadir dalam kesempatan itu.

Detik-Detik Gudang Rosok di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur Terbakar

Dengan upaya tersebut ternyata membuahkan hasil, berbagai penghargaan bergengsi diterima Kabupaten Rembang diantaranya penghargaan atas pengentasan kemiskinan tercepat, dinobatkan sebagai Kabupaten kreatif tingkat nasional, mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Nindya tingkat nasional dan penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Jawa Tengah kepada Kabupaten Rembang atas penyaluran dana desa terbaik se-Provinsi Jawa Tengah, dan lain sebagainya.

Wakil Bupati tersebut mengungkapkan bahwa untuk mencapai dititik atas harus bertahap dan membutuhkan proses serta usaha yang maksimal dan berkelanjutan. Ia menghimbau untuk tidak melihat pada hasilnya saja dan terus membandingkan, tetapi proses dan usaha merangkak untuk lebih sejahtera juga perlu diperhatikan. Pemkab akan terus berupaya untuk mensejahterakan Kabupaten Rembang ini dengan proses dan tahapan yang berjenjang.

“kami menyadari semuanya, butuh proses. Kalau kita dilihat hanya hasilnya, kita dibandingkan, saya mohon maaf Pak Bupati Pak wakil semuanya. apa yang kita lakukan kita terus bergerak kita punya RPJMD, kita punya skala prioritas, Rembang luas wilayahnya luar biasa 294 desa yang ada, infrakstruktur kemiskinan anggaran masih terus bergerak PHD terus kita maksimalkan maka untuk itulah bertahap seiring waktu.” tegasnya .

Berdasarkan hal itu Ia berharap kepada seluruh instansi dan lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan, usaha dan terus berupaya untuk bekerjasama dalam

meningkatkan kesejahteraan Kabupaten Rembang. ( Ki Dwi / Mifta )