Bonek Dirazia, Polisi Temukan Celurit

oleh -577 views
AKP Sunar saat melakukan razia sampai ke perbatasan wilayah Kabupaten Pati

KALIORI – cbfmrembang,com, Pasca terjadinya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum suporter Persebaya yaitu Bonek mania, jajaran Polres Rembang pada hari Jum’at ini (12/7/2019). menggelar razia suporter yang akan diwilayah perbatasan.

Pasalnya para Bonek akan melintasi wilayah pantura Rembang untuk menonton pertandingan Liga 1 di Sleman, Yogyakarta, pada hari Sabtu (13/7/2019).

SEPEDA SANTAI POLRES REMBANG, HUT BHAYANGKARA KE-73

Tercatat, 500 Bonek berhasil diamankan dalam razia yang dipusatkan di wilayah perbatasan Kabupaten Pati dan Kabupaten Tuban dengan menumpang kendaraan truck. Mereka dihentikan, agar kembali pulang menuju Jawa Timur.

Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santosa melalui Kepala Satuan Sabhara Polres, AKP Sunar mengatakan, dalam razia petugas menemukan sebuah celurit yang dibawa anggota Bonek. Selanjutnya mereka diamankan.

Ia menambahkan, pihaknya menggelar patroli di jalur Pantura. Satu persatu, truck yang mengangkut para suporter dikejar sampai dengan wilayah Batangan Kabupaten Pati. Polisi melakukan penggeledahan kepada semua oknum suporter yang dikenal garang itu.

“Kita tahunya di wilayah Kecamatan Kaliori, kemudian kita kejar sampai Batangan, Kabupaten Pati. Saat penggeledahan ditemukan sebilah celurit. Menurut yang bawa, katanya hanya untuk jaga-jaga, “ bebernya.

Ia menambahkan, pembawa celurit selanjutnya diserahkan kepada aparat Polsek Batangan, Pati, sedangkan suporter lainnya dipulangkan menuju perbatasan Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Usai menyisir jalur Pantura Kecamatan Kaliori, polisi melanjutkan penyekatan di depan obyek wisata Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang. Semua suporter yang terjaring dikumpulkan. Setelah itu, baru dibawa ke perbatasan Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Lantaran jumlahnya ratusan orang.

Karena jumlahnya sangat banyak, polisi tidak hanya menggunakan truk Sabhara, tetapi juga meminta bantuan sejumlah truk yang lewat di jalur Pantura, untuk ikut mengangkut suporter agar meninggalkan wilayah Kabupaten Rembang. ( Asmui / Mifta )