Banyak Kasus Perceraian Bupati Berharap Masyarakat Menjaga Akhlak

oleh -

KALIORI – cbfmrembang.com Kasus perceraian, selama kurun waktu 3 tahun di Kabupaten Rembang, mengalami peningkatan. Pasalnya, sebelum tahun 2017 perceraian sebanyak 50 kasus. Namun di atas tahun 2017 rata – rata mencapai 125 kasus setiap bulannya.

Terkait hal itu Bupati Rembang, Abdul Hafidz pun angkat bicara. Ia menyebutkan penyebab tingginya perceraian di Kabupaten Rembang, dilatar belakangi karena faktor ekonomi.

Detik -detik Kecelakaan Mobil di Pantura Kaliori Rembang, Mobil Hancur

“Akhlake wong lanang ambek wong wedhok piye? Akhlake wong wedhok ambek wong lanang piye? Ngeniki kudu bisa dienggo. Wong sakniki boten kok. Kula dhelok-dhelok angger wong wedhok duwe kaya sitik niku Masya Allah… Wong lanang nganti do njemburik perkara wong wedhok. Nggih. Kula cek teng nggene Pengadilan Agama. Takcek rakyat kula. Takcek. Angger sasi minimal 125 do pegatan. Masya Allah. Ndhisik niku paling-paling 30, 40, 50. Sakiki 125 nganti 150 angger wulan. Faktore napa? Faktor ekonomi sing paling akeh. Merga sing wedhok rumangsa isa nyambut gawe.” Imbuhnya.

Bupati mengharapkan masyarakat dapat menjaga akhlak masing-masing agar terhindar dari perceraian. Dicontohkannya ketika Nabi Sulaiman ingin berdakwah kepada umatnya yang masih belum masuk Islam. Beliau menikahi 100 wanita, dengan harapan wanita yang dinikahinya dapat menurunkan anak yang dapat meneruskan dakwahnya.

Namun karena tidak didasari akhlak yang baik akibat lupa mengucapkan insya Allah, dari 100 istrinya yang berhasil hamil serta melahirkan anak cuma 1 dan dalam keadaan tidak normal.

Bupati menjelaskan pihaknya merasa sedih. Karena 1 saja talak jatuh bisa menghuncang ‘arasy. Sedangkan perceraian di Kabupaten Rembang sebanyak 150 kasus.

Maka tidak heran bumi ikut guncang, hal itu ditandai dengan adanya gempa di Rembang. Padahal sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tidak pernah meramal Kabupaten Rembang ada potensi gempa. Namun di akhir tahun 2019, dalam sepekan terjadi gempa sebanyak 2 kali.

Bupati menghimbau masyarakat yang beragama Islam memperbanyak membaca shalawat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.( Masudi / Mifta )