Atap Samping Pasar Sarang Hasil Patungan Pedagang Ambruk, Empat Pedagang Luka- luka

oleh -

SARANG – cbfmrembang.com, Atap bangunan bagian samping Pasar Sarang tiba-tiba ambrol sekitar pukul 09.30 WIB minggu (3/11/19) kemarin. Akibatnya empat pedagang terluka dan tiga harus dilarikan ke Puskesmas setempat dan satu pedagang dirujuk ke RSUD dr. R Soetrasno.

Atap yang ambrol tersebut merupakan teras yang letaknya menempel dibagian tiang induk bangunan pasar disisi samping selatan sebelah barat. Atap teras ambrol tersebut terbuat dari baja ringan berukuran sekitar 2 meter x 40 meter dengan ketinggian kira-kira 3,5 meter dari lantai pasar.
Seorang petugas pengelola Pasar Sarang, Sutrisno, menceritakan ambrolnya atap teras tersebut terjadi secara tiba-tiba dan menimpa korban yang sedang beraktivitas jual beli seperti biasa. Padahal tidak ada angin ataupun hujan yang turun.

Detik-Detik Gudang Rosok di Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur Terbakar

Sesaat setelah peristiwa tersebut Camat bersama Kapolsek setempat meninjau tempat kejadian perkara, dan menjenguk para pedagang yang dirawat di puskesmas.

Camat Sarang Mutaqin mengungkapkan bahwa bangunan atap teras yang roboh itu bukan merupakan bagian dari bangunan induk pasar yang dibangun tahun 2016 lalu, , melainkan atap teras tersebut hasil iuran atau patungan dari para pedagang yang bersangkutan yang dibuat enam bulan lalu.

Meskipun sudah diingatkan oleh petugas pengelola pasar setempat mengenai penambahan atap teras yang tidak memenuhi standar, tetapi hal tersebut tidak dihiraukan.

“Setelah kami tanyakan atap yang roboh ini bukan merupakan bangunan induk pasar yang disediakan oleh Pemda, tetapi atap tersebut merupakan swadaya dari iuran para pedagang sendiri dan ketika mau memasang itu keterangan dari salah satu staf dipasar itu sudah pernah diingatkan bahwa ora intuk yo ngono iku

Sementara itu Bupati Rembang Abdul Hafidz saat talkshow Halo Bupati mengatakan meskipun yang roboh bukan bangunan induk yang dibangun Pemkab. Pemkab pada dasarnya tidak tinggal diam dan akan bertanggung jawab atas biaya pengobatan para korban. “Kami pada prinsipnya siap bertanggung jawab atas biaya pengobatan korban.” tuturnya.

Robohnya Atap tambahan dari pedagang itu menjadi bahan evaluasi pemkab Rembang. Kedepan tambahan-tambahan bangunan di aset pemerintah harus diatur ketentuannya.
Terkait penyebab ambruknya atap samping pasar, saat ini masih dalam tahapan penyelidikan pihak Kepolisian. ( Mifta / Mifta )