Angka Poligami di Rembang Meningkat

oleh -

REMBANG – cbfmrembang.com, Angka pemohon izin poligami di Kabupaten Rembang meningkat di tahun 2019. Berbagai faktor ditengarai menjadi penyebab meningkatnya pemohon ijin poligami. Ditahun 2018 lalu terdapat 2 pemohon ijin poligami, sementara ditahun 2019 sampai bulan Desember pemohon meningkat hingga 3 kali lipat.

Panitera Muda Pengadilan Agama Kelas IB Rembang Munawir menerangkan, istilah poligami bukanlah perkara asing lagi, dimana seorang laki- laki diperbolehkan memiliki istri lebih dari satu. Ia menyebutkan mayoritas usia pemohon izin poligami berada dikisaran usia antara 30-50 tahun.

Munawir menyebutkan, beberapa faktor yang melatar belakangi adanya permohonan ijin poligami di Rembang diantaranya karena ada perselingkuhan oleh suami hingga berujung hamil, maka harus dinikahi. Selain itu kurangnya kebutuhan seks pada yang dialami seorang suami.

Pengadilan Agama Kelas IB Rembang mencatat pada tahun 2019 ini ada satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Rembang yang mengajukan permohonan ijin poligami, namun akhirnya dicabut. Kemudian juga ada Kepala Desa yang mengajukan permohonan dan menunggu keputusannya dibulan Desember.

“Kemarin yang mengajukan ada Kepala Desa, tapi putusannya gimana saya belum tau. Jenis putusan itu ada yang dikabulkan, ada yang dicabut dan ada yang ditolak, yang jelas 5 permohonan itu sudah diputuskan sedangkan yang satu itu masuk bulan Desember untuk sidangnya kapan saya belum ngecek,” terang Munawir saat ditemui dikantornya, Jum’at (27/12).

Namun demikian, Munawir menegaskan ijin poligami harus didasarkan alasan yang kuat. Seperti tidak memiliki keturunan, istri sakit atau memiliki cacat permanen dan, istri tak bisa jalankan kewajibannya. Tidak kalah penting izin dari istri pertama juga harus dimiliki. (Rendi /Mifta)