Akan Ada Tiga Event Besar di Pantai Balongan, Sayang Untuk Dilewatkan

oleh -340 views

KRAGAN – cbfmrembang.com, Pihak pengelola pantai Balongan, yang berlokasi di Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan, akan menggelar tiga even besar yang digelar selama tiga hari tiga malam.

Tiga event yang tak boleh dilewatkan tersebut ialah, festival rujak petis dan rujak manis gratis, festival melukis diatas payung, workshop pembuatan gerabah, dan lomba mewarnai untuk taman kanan-kanak.

SEPEDA SANTAI POLRES REMBANG, HUT BHAYANGKARA KE-73

Acara yang bertajuk “Festival Balongan 2019” itu, akan diselenggarakan sejak tanggal 21 sampai 23 Juni 2019.

Salah satu pengelola pantai Balongan Abdul Chamim mengatakan, pada tanggal 21 Juni, atau Jum’at pagi, akan diadakan bersih-bersih pantai yang melibatkan karang taruna desa setempat, sejumlah komunitas, dan para pedagang yang berjualan di tempat wisata ini.

Usai sholat Jum’at, baru akan diadakan pembukaan secara serimonial oleh Bupati Rembang H Abdul Hafidz melalui panggung pentas seni tari tradisional. Pada sore harinya, pengunjung pantai Balongan akan disuguhi rujak petis dan rujak manis secara gratis oleh panitia. Sedangkan malam harinya, akan ada kolaborasi kolosal, antara tembang, lukis, gurit, dan teatrikal, puisi, serta pantomim yang dipentaskan secara bersamaan.

Untuk tanggal 22 Juni 2019, pantai Balongan akan mengadakan work shop pembuatan gerabah bagi siswa SMP, SMA dan perguruan tinggi sederajat yang sudah mendaftar. Pada waktu yang bersamaan juga akan diadakan melukis diatas gerabah oleh peserta work shop. Panitia sedikitnya menyediakan 200 gerabah dari berbagai bentuk.
Baru pada sore harinya akan diadakan festival melukis diatas payung oleh 26 pelukis profesional dari pelosok nusantara.

Panitia sengaja membatasi jumlah peserta lukis payung karena payung yang digunakan berbahan khusus dengan kerangka dari bambu. Pada malam harinya akan dilanjutkan dengan kolaborasi wayang santri dan music angklung Tulung Agung. Wayang santri sendiri merupakan perpaduan antara wayang kulit dan wayang golek.

Setelah itu, pada hari Minggu 23 Juni 2019 acara tersebut akan ditutup dengan lomba menggambar untuk taman kanak-kanak.

“Terus Sabtunya pagi itu ada work shop gerabah untuk anak-anak SMP dan SMA dan perguruan tinggi sederajat yang sudah mendaftarkan diri. Setelah itu bersamaan dengan work shop ada menggambar di grabah, kita siapkan 200 gerabah nanti karyanya akan ditinggal. Terus sorenya setengah duanan baru melukis di payung dengan kuota 26 pelukis profesional dari di nusantara,” bebernya.

Seluruh karya yang dihasilkan dalam selama festival tersebut akan dipajang dipantai Balongan, sebagai koleksi. Seluruh karya akan dibuatkan konsep seni instalasi berbasis tradisi.

Selain dengan menggelar event guna mendongkrak kunjungan wisata, sejumlah penambahan fasilitas, ditempat wisata pantai Balongan juga sudah dilakukan sejak bulan Ramadan kemarin.

Beberapa spot foto yang menghadirkan konsep modern yang dipadu dengan etnik, klasik, sehingga menjadi perpaduan kontemporer menambah daya tarik wisatawan luar kota Rembang berkunjung.

Tak sampai disitu saja, bahkan tempat wudhu yang ada di tempat ini juga didesain agar menjadi sebuah spot foto yang memanjakan mata. ( Asmui / Mifta )