11 Desa Belum Cairkan Dana Desa

oleh -

REMBANG – 11 desa di Kabupaten Rembang sampai bulan April belum dapat mencairkan Dana Desa tahap 1. Sehingga desa bersangkutan belum bisa membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) perubahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang, Sulistiyono mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, sudah mendorong agar semua desa di bulan Mei 2020 ini, bisa segera memproses pencairan Dana Desa. Namun akibat kendala yang ada, 11 desa belum bisa melaksanakan pencairan.

“Dari 287 desa, ada 11 desa yang belum cair. Ada beberapa kendala. Termasuk 4 desa yang BPDnya dilantik. Sedangkan 7 desa lainnya ada beberapa permasalahan di lapangan. Misalnya di Gowak itu, kepala desanya selama 6 bulan tidak ngantor. Sisanya ada permasalahan di desa,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan pihaknya telah berusaha mendorong desa yang belum mencairkan agar segera memproses pencairan. Diantaranya untuk desa Lodan Kulon dan Bonjor, kecamatan Sarang serta desa Mojokerto dan Balongmulyo, Kecamatan Kragan yang disampaikan langsung oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz.

Khusus Desa Gowak yang Kadesnya tidak ngantor selama 6 bulan menurut Sulistiyono, akan ditunjuk Penjabat Kades arau (Pj Kades). Dimana Pj. Kades berasal dari staff kecamatan agar proses pemerintahan di desa tetap berjalan. Sedangkan bagi Kades tersebut bisa dikenakan sanksi pemberhentian sementara sampai pemberhentian tetap.

Ia menjelaskan bagi desa yang sudah cair, pihaknya mengarahkan agar segera membahas perubahan APBDes untuk penanganan Covid-19. Pasalnya, Jaring Pengaman Sosial (JPS) di tingkat desa ada 3 kegiatan yaitu Padat Karya Tunai Desa (PKTD), penanganan Covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT). (Ss)