Wagub Taj Yasin Resmikan Ruang Prakter SMK NU Lasem

oleh

REMBANG – cbfmrembang.com, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Kamis (06/12/2018) meresmikan ruang prakter perbengkelan di SMK NU Lasem. Ruang prakter tersebut diberi nama “Teaching Factory”. Dalam kesempatan itu Wagub membubuhkan tandatangan disebuah prasasti.

Sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Mardi, para Camat, dan tokoh ulama hadir dalam peresmian tersebut.

Dalam kesempatan itu Taj Yasin menyampaikan penyelenggaraan SMK harus berdasarkan pasar kerja yang dibutuhkan. Oleh karena itu, dengan dibentuknya Teaching Factory di SMK NU Lasem, dapat menambah daya saing lulusan didunia industri otomotif.

“Salah satu tujuan penyelenggaraan pendidikan SMK adalah menyiapkan tenaga kerja. Saya yakin lembaga di bawah Ma’arif mampu menyiapkan anak yang siap bekerja, dan menciptakan akhlak yang baik. Untuk itu penyelenggaraan SMK harus berorientasi berdasarkan pasar kerja. SMK harus dikelola sesuai dengan pasar kerja, maka di bentuklah Teaching Factory agar anak tidak tertinggal dengan dunia industri. SMK NU Lasem kali ini beruntung karena berhasil mendapatkan bantuan bengkel Teaching Factory dari Kementerian Kebudayaan yang dapat digunakan untuk belajar secara langsung. Dan saya atasnama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada Kementerian yang telam membidangi SMK,” ujarnya.

Sekretaris Pendidikan Teknik Kendaraan Ringan Nanang Wahyu Hidayat mengatakan, ruangan tersebut nantinya akan digunakan untuk praktek siswa dibidang perbengkelan. Ruangan tersebut dapat menampung 20 siswa setiap kali prakter.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, gedung tersebut dibuat dua lantai, lantai satu khusus praktek perbengkelan yang mampu untuk menampung dua kendaraan roda empat, lantai dua akan digunakan sebagai sarana ruang praktek komputer.

“Ya mas, ada dua lantai, yang pertama untuk bengkel, dan lantai dua untuk praktek komputer.” kata Nanang saat dihubungi wartawan.

Ruangan praktek tersebut sebetulnya sudah ada sejak lama. Namun dalam tiga bulan terakhir dilakukan perbaikan atau renovasi, agar lebih nyaman. Selain itu, juga dilengkapi sejumlah alat-alat perbengkelan yang baru, dengan menyesuaikan teknologi terkini.

Untuk menyiapkan lulusan yang berkualitas, pihak SMK NU juga menggandeng salah satu pihak otomotif ternama yang ada di Indonesia untuk pendampingan agar para siswa mahir dan handal. (Asmui/Mifta)