Soal Temuan WNA Menetap di Rembang, KPU Berikan Penjelaskan

oleh
foto:istimewa

REMBANG – cbfmrembang.com, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang menemukan ada warga Negara asing atau (WNA) yang lama tinggal di Desa Sulang Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang. WNA pria itu tersebut berasal dari Jepang. Ia menikah dengan perempuan warga setempat.

Lebih tepatnya WNA yang biasa di panggil Kudo itu tinggal tak jauh dari utara jembatan sekitar 300 meter.

Razia Gabungan Jelang Lebaran, Petugas Temukan Kendaraan 1 Bus Melanggar

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang Totok Suparyanto mengatakan, WNA tersebut memang sudah lama tinggal di tempat tersebut. Karena menikah dengan perempuan desa setempat.

Namun pihaknya belum memastikan apakah WNA tersebut masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau tidak pihaknya belum melakukan pengecekan lebih jauh.

“Intinya satu WNA gak punya hak pilih itu yang harus dipahami. Kalau pengen punya hak pilih mereka harus jadi Warga Negara Indonesia (WNI). Untuk menjadi WNA ada proses panjang peralihan kependudukan yang harus mendahului sampai dia punya KTP. Kita pedoman bukan domisili ya, tapi adalah status kependudukan keabsahannya, misalnya KTPnya itu. Misalnya KTPnya masih Negara asing ya tetap gak bisa milih,” jelasnya.

Sementara itu Ketua KPU Rembang M Ika Iqbal Fahmi menegaskan, tidak ada WNA yang masuk dalam (DPT). Mengenai warga Jepang yang berdomisili di Kecamatan Sulang pihaknya memastikan WNA tersebut belum memiliki e-KTP.

Sejauh ini, WNA tersebut baru mengantongi kartu ijin tinggal tetap, dan belum melakukan proses perpindahan penduduk seperti proses naturalisasi.

KPU bersama Bawaslu dan Dindukcapil sudah melakukan pencermatan terhadap DPT Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang. Sampai hari ini, tidak ada warga Negara yang yang masuk DPT Pemilu. ( Asmui / Mifta )