Ratusan Alat Peraga Kampanye Diturunkan Bawaslu dan Satpol

oleh

REMBANG – cbfmrembang.com, Ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan telah diturunkan. Penertiban yang telah berlangsung khusus bulan November dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rembang berkoordinasi dengan Satpol PP.

Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Rembang melakukan pendataan ratusan atribut berupa banner, spanduk, bendera, pamflet, stiker dan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar ketentuan pemasangan dengan cara dipaku di pohon.

Ketua Bawaslu Totok Suparyanto kepada reporter CBFM menyebutkan jumlah APK yang diamankan mencapai 718 buah. Jumlah APK yang ditertibkan sedikit menurun jika dibandingkan dengan penertiban pada bulan Oktober kemarin, yang jumlahnya mencapai 1000 alat peraga.

“Memang kami melakukan pendataan, lalu kami melakukan penertiban dan kita turunkan bersama Satpol PP Rembang, sesuai dengan amanat Undang-undang. Jumlahnya lumayan.” jelasnya. Insert 06 Desember 18 Totok

Adapun Caleg dan Parpol yang APKnya diturunkan, tetap dapat mengambil di kantor Satpol PP Rembang dengan meminta surat rekomendasi dari Bawaslu terlebih dahulu.

Dari data hasil pengawasan, Bawaslu mencatat temuan APK yang menyalahi aturan dengan jumlah tertinggi ditemukan di Kecamatan Kragan dengan 212 buah, dan Kecamatan Bulu 130 buah. Ada tiga kecamatan yang tidak ditemukan pelanggaran dalam pemasangan alat peraga kampanye, meliputi Kecamatan Sluke, Pamotan, dan Gunem. Sedangkan dikecamatan sisanya rata-rata jumlah APK yang diturunkan dibawah 50 buah. (Asmui/Mifta)