Polres Rembang Ungkap Kematian Tahanan Di Rutan Rembang, Satu Orang Jadi Tersangka

oleh
Kapolres Saat memeriksa barang bukti berupa satung yang diduga digunakan untuk gantung diri

REMBANG – cbfmrembang.com, Pihak Polres Rembang akhirnya mengumumkan hasil dari tim Dokpol Polda Jawa Tengah terkait kematian salah seorang tahanan di Rutan Rembang yang dinilai tak wajar.

Kapolres AKBP Pungky Bhuana Santoso Selasa pagi (22/05/2018) mengadakan jumpa pers di Mapolres dan membeberkan hasil dari outopsi.

Kapolres mengungkapkan ada dua kemungkinan penyebab kematian tahanan yang bernama Edo Ibnu Darmanto (27) warga Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur pada 27 April 2018.

Diantaranya, dugaan kematian karena gagal bernapas, dan trauma terhadap benda tumpul. Kapolres menduga korban melakukan percobaan bunuh diri karena tertekan.

“Memang ada bukti, menjelaskan bahwa ada memar dan baretan dibagian tangan. Dokter menjelaskan, kemungkinan gagal bernafas, kemudian yang kedua ada trauma benda tumpul. Kemungkinan yang menyebabkan kematian adalah gantung dirinya dugaan sementara,” kata Kapolres.

Kapolres juga membenarkan adanya unsur penganiayaan sebelum Edo meninggal. Hal itu dibuktikan dari hasil Visum Et Repertum yang dikeluarkan Polda Jawa Tengah. Namun bekas penganiayaan yang ada bukan penyebab kematian.

Satu orang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB menjadi calon tersangka.

“Kemarin kami melaksanakan gelar perkara kelima kalinya, yang menyimpulkan telah terjadi tindak pidana dengan pasal 351 tentang penganiayaan. Satu napi sudah kita tetapkan sebagai tersangka. pelaku mengakui, dan ada saksi yang melihat” beberkan.

Dua belas napi dan dua orang sipir telah diperiksa untuk mengungkap kematian tahanan titipan kasus kecelakaan Lalu Lintas itu.

Selain penganiayaan, aparat juga sedang mendalami kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oknum warga binaan terhadap almarhum Edo. Dengan barang bukti sms permintaan uang yang dikirimkan almarhum kepada orang tuanya berikut nomor rekening pengiriman. ( ASMUI / MIFTA )