PDAM Mulai Gilir Pasokan Air ke Pelanggan

oleh
Foto kantor PDAM Rembang

REMBANG – cbfmrembang.com, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang mulai memberlakukan penggiliran suplai air untuk pelanggan. Hal itu dilakukan menyusul berkurangnya debit air yang menjadi Sumber  PDAM selama ini.

Ada 7 sumber air yang digunakan PDAM Rembang, 4 diantaranya mengalami penurunan debit. Empat sumber yang dimaksud diantaranya, sumber air permukaan embung Lodan, Embung Jatimudo, embung Banyukuwung Sudo, dan Embung Grawan. Diperkirakan sumber air tersebut akan mampu bertahan, satu sampai 4 bulan kedepan.

Direktur PDAM Rembang, Affan mengatakan, pihanya bersama Pemkab setempat sudah mengambil langkah untuk mencari solusi agar pasokan air ke masyarakat tidak terganggu. Salah satunya ialah dengan melakukan penghematan air dengan cara inspeksi jaringan transmisi, dan inspeksi ke embung yang menjadi sumber air baku, dengan melibatkan pihak kepolisian.

“Kami melakukan penghematan air dengan cara melakukan inspeksi jaringan transmisi maupun inspeksi ke embung yang menajadi sumber air baku. Inspeksi ini kami lakukan bekerjasama dengan Polsek di wilayah masing – masing agar pencurian air yang dilakukan dengan merusak pipa transmisi ini bisa kita cegah. Agar tidak ada pencurian air secara besar-besaran.” jelasnya.

Selain itu, PDAM punya rencana untuk membendung sungai Karanggeneng, sungai Randuguntung, dan sungai Bagan untuk dijadikan bahan baku air yang akan dipasok ke pelanggan.

Oleh karena itu, pihak PDAM akan segera melakukan proses perizinan kepada balai besar wilayah sungai atau (BBWS) Pemali Juawa, sebelum dilakukan pembendungan.

Saat ini sumber air PDAM Rembang yang masih stabil ialah, sumber air permukaan sumber Semen Sale, sumber mataair Mudal Pamotan, sumber air Pasedan -Taban, dan sumber air Kajar – Gowak. ( Asmui / Mifta )