Omset Penjualan Di Pasar Pamotan Menurun

oleh
Salah Satu Toko Snack Di Pasar Pamotan Sedang DiSerbu Pelanggan

Pamotan – cbfmrembang.com, Bulan Ramadan menjadi berkah semua orang. Tak terkecuali bagi para pedagang.

Biasanya penjualannya meningkat jika sudah mendekati lebaran. Namun tahun ini justru berbeda dari tahun kemarin. Di Pasar Pamotan, pendapatan pedagang justru menurun.

Salah satu pedagang pakaian di Pasar Pamotan Hamidatun Navida mengaku, omsetnya meningkat jika dibandingkan dengan hari biasa.

Meski demikian, jika dihitung, uang yang didapat mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan bulan ramadan tahun 2017. Penurunannya hampir separuh.

“Alhamdulillah untuk penjualan pakaian, sandal, dll meningkat dari hari-hari biasa. Dari hari pertama hingga dua puluh hari ini meningkat sekitar 25% s/d 40%. Nanti kalau sudah mendekati lebaran, misalnya H-7 s/d H-3 bisa meningkat 2 kali lipat dari hari biasa. Tapi kalau dibanding tahun lalu jauh menurun hingga 50%. Kalau saya tanya beberapa pelanggan karena tidak ada panen. Semoga nanti kalau sudah H-3 atau H-2 bisa rame lagi sehingga nggak sampai 50% penurunannya,” bebernya.

Hal senada juga dirasakan oleh pedagang lain, Asmarani misalnya. Pedagang jajanan dan snack ini mengaku, Ramadan tahun ini penjualannya mengalami penurunan hingga 35 persen.

“Penjualan snack di bulan Ramadhan dibanding hari biasa mengalami peningkatan sekitar 30%. Tapi untuk bulan Ramadhan yang sekarang dengan bulan Ramadhan tahun lalu kalau dibandingkan lebih rame tahun kemarin. Ada penurunan sekitar 30% s/d 35%. Di sini kebanyakan orang tani, nggak ada panen. Salah satu penyebabnya mungkin itu, sehingga perekonomian agak lesu,”ungkapnya.

Siklus penjualan di bulan Ramadan setiap tahunnya memang berbeda. Jumlahnya mengalami kenaikan dan penurunan. Meski terkadang sepi diawal, namun tak menutup kemungkinan akan ramai dibelakang. ( Ita / Mifta )