Lolos ODF, Desa Karang Sekar Dapat Reword Rp 50 Juta

oleh
Kades Desa Karang Sekar saat menunjukkan puhuhan pasang tong sampah, dan kendaraan roda tiga pengangkut sampah yang baru dibeli

KALIORI – cbfmrembang.com, Setelah dinyatakan lolos sebagai desa yang terbebas dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS), dan mendapatkan predikat desa ODF, Desa Karang Sekar semakin giat untuk menata kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan pengadaan tong sampah sebagai salah satu fasilitas umum.

Tong sampah yang disediakan terdiri dari tiga buah untuk jenis sampah yang berbeda. Seperti sampah organik, non-organik, dan sampah yang berbahaya. Nantinya, tempat sampah tersebut akan ditempatkan sebagai fasilitas umum, seperti diarea kantor desa, Sekolah-sekolah, dan tempat ibadah. Selebihnya akan ditempatkan di 13 RT, di 3 RW yang ada.

Menurut Kepala Desa setempat, Jasmani mengatakan, pengadaan tong sampah sebagai dukungan Pemerintah Desa untuk mendukung program Dinas Kesehatan dalam menjaga kebersihan, dan kesehatan lingkungan.

Ia menambahkan, uang Rp 50 juta yang digunakan untuk pengadaan 28 unit tong sampah itu merupakan dana reward atau penghargaan dari Pemkab Rembang bagi Desa Karang Sekar yang dinyatakan lolos sebagai desa ODF.

Dari total hadiah yang diberikan Pemkab atas capiannya, Pemerintah Desa Karang Sekar berinisiatif mewujudkan bantuan tersebut untuk dikembalikan ke masyarakat. Dengan cara, Rp 27 juta untuk pembelian kendaraan roda tiga sebagai pengangkut sampah, sedangkan Rp 23 juta sisanya untuk pengadaan tong sampahnya.

“Kalau perumah gak cukup. Itu ya untuk fasilitas umum, seperti kantor Balai Desa, SD, PAUD, TK, Madrasah, Masjid, Greja, terus selebihnya di RT-RW. Total sekitar 28, yang masing-masing terdiri 3 buah tong sampah yang digunakan untuk memilih sampah, seperti sampah organic, non organic, dan sampah berbahaya. Karena ini berkaitan dengan program dari Dinas Kesehatan setelah lolos ODF, ada reward ada bantuan Rp 50 juta. Yang Rp 50 juta itu, yang Rp 27 juta untuk pembelian kendaraan roda tiga pengangkut sampah, selebihnya kita belikan tong sampah,” jelasnya.

Seluruh desa yang ada di Kecamatan Kaliori sudah berpredikat ODF. Secara bertahap masing-masing desa mengikuti verifikasi mulai tahun 2016, 2017, dan 2018. ( Asmui/Mifta)