Liga Santri Nusantara Region I Digelar Di Rembang

oleh
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat membuka Liga Santri Nusantara ditandai dengan menendang bola

REMBANG – cbfmrembang.com, Hajatan Liga Santri Nusantara atau (LSN) Sub Region 1 Jawa Tengah tahun 2018 digelar di stadion Krida Rembang, hari Minggu 05 Agustus, sampai dengan 06 Agustus 2018.

16 tim perwakilan pondok pesantren bertanding selama dua hari di Rembang, yang dibagi menjadi delapan kali dengan sistem gugur.

Panitia Liga Santri Region Jawa Tengah Nuris Salam mengatakan, wilayah pertandingan dibagi menjadi 3 Region. Jateng I diikuti dari Karesidenan Pati dan Semarang, Region Jateng II wilayah Solo Raya, dan Kedu Raya, sedangkan Region Jateng III diikuti Pekalongan raya, dan Banyumas raya.

Jumlah peserta terus mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Tahun kemarin, diikuti 27 tim, sedangkan tahun ini diikuti 32 tim pesepak bola perwakilan pondok pesantren.

“Di jawa tengah dibagi menjadi III Region. Jumlah peserta Jateng I meningkat untuk tahun ini.” jelas Nurus saat ditemui wartawan di stadion Krida Rembang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat sambutan pembukaan di stadion Krida Rembang menyampaikan apresiasi gelaran Liga Santri Nusantara di Kabupaten Rembang. Atas nama pemerintah merasa bangga, karena ditempati liga santri.

“Pertama kita patut bersyukur karena bisa hadir bersama untuk hadir dalam acara pembukaan Liga Santri Nusantara Eks Karesidenan Pati. Atas nama pemerintah tentu Kabupaten Rembang merasa bangga karena telah ditempati Liga santri.” kata Bupati.

Sejak Hari minggu pagi, ratusan suporter meramaikan stadion Krida Rembang untuk memberikan dukungan tim kesayangannya. Lantusan solawat, dan nadzom Jurumiyah, Imriti, serta Alfiyah mengiringi para pemain saat memainkan bola.

Motifasi para santri dalam mengikuti Liga Santri Nusantara ialah, jika dapat memenangkan pertandingan, akan melanjutkan kompetisi, jika kalah akan kembali mengaji. ( Asmui / Mifta )