KPU Pastikan Surat Suara Sudah Terdistribusi Sebelum Pencoblosan Besok

oleh
Foto kantor KPU Rembang

REMBANG – cbfmrmbang.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang menyatakan pendistribusian semua logistik Pemilu 2019 akan rampung sebelum pencoblosan. Meliputi kotak suara, surat suara, alat coblos, dan lembar belangko dan lain sebagainya.

Ketua KPU Kabupaten Rembang M Ika Iqbal Fahmi mengatakan, pendistribusian logistik Pemilu ditingkat KPU ke PPK sudah rampung 3 hari, sejak tanggal 11 April 2019 kemarin. Dan langsung di teruskan pihak PPK ke tingkat PPS.

Menurut Iqbal, sebagaimana tertera di dalam aturan, pendistribusian surat suara dan kotak suara paling lambat H-1 sekitar pukul 24.00 waktu setempat sebelum hari pencoblosan dimulai.

“Untuk kotak dan surat suara sudah kita distribusikan semua ke tingkat PPK. Dan sejak kemarin, sampai hari ini temen-temen PPK sudah mulai distribusi ke PPS. Memang aturannya maksimal H-1 sebelum jam 12 malam, surat suara harus sampai di PPS,” tambahnya.

Sampai hari ini masih ada sekitar 24 kotak, dan surat suara tambahan yang baru datang dari Jakarta sebagai pelengkap kekurangan surat suara yang sebelumnya masih kurang.

Surat suara yang baru dikirim merupakan surat suara untuk pemilihan DPRD Kabupaten Rembang, yang terbagi di beberapa daerah pemilihan atau (Dapil).

“Ada beberapa kotak, 24 kotak surat suara yang baru datang dari Jakarta untuk surat suara tambahan yang baru kita ambil sendiri dari Jakarta, untuk memenuhi surat suara yang kurang kemarin. Surat suara yang baru datang itu merupakan surat suara DPRD Kabupaten terbagi di beberapa Dapil,” terangnya.

Lebih jauh ia menyampaikan, akses jalan yang mulus membuat proses pendistribusian legistik Pemilu di Kabupaten Rembang berjalan lancar, dengan menggandeng PT Pos Indonesia yang merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa.

“Rata-rata akses jalan di Rembang sudah mulus semua. Kedua kita menggandeng PT Pos Indonesia jadi kita gak ada masalah semua. Kemarin kita cuman butuh waktu 3 hari sudah selesai semua. Hanya kekurangan sedikit-sedikit seperti sepidol, tanda pengenal ya seperti itu yang kecil-kecil saja,” bebernya.

Sementara itu menganai TPS khusus, KPU menyatakan hanya akan membuka TPS di Rutan Kelas IIB Rembang. Menenganai TPS untuk pasien di rumah sakit dan Puskesmas, KPU masih melakukan koordinasi untuk melakukan pendataan jumlah pemilik hak suara yang mendapatkan perawatan.

Apakah akan dibuka TPS, atau diampu oleh TPS yang terdekat dengan tepat pelayanan kesehatan masing-masing kecamatan atau rumah sakit.

“ TPS khusus, kita buka di Lapas, terus kita koordinasi dengan pihak rumah sakit dan Puskesmas untuk mengatisipasi pemilih yang dirawat. Itu nanti istilahnya TPS mobile, yang akan di ampu TPS yang terdekat,” pungkasnya. ( Asmui / Mifta )