Konvoi 70 Km, YVCI Rembang Berbagi

oleh

REMBANG – cbfmrembang, YVCI Rembang melakukan kegiatan ridding atau touring 60 km. Touring yang dilakukan kalih ini berbeda dari biasanya. Kalih ini puluhan anak motor Rembang ini berbagi untu kaum difabel.

Kasatlantas Polres Rembang AKP Roy Irawan melakukan pemberangkatan dari Makolantas Polres Rembang pada pukul 16.30. Mereka tiba ditempat tujuan pada pukul 21.30 WIB, di rumah Arip warga Desa Gedungmulyo.

Arif merupakan warga penyandang cacat tak bisa jalan dan menggerakkan tangannya sejak lahir.

Kali ini ada lima sasaran penyandang cacat dan pengidap penyakit kronis. Diantaranya Patmi tak bisa jalan dan menggerakkan kakinya sejak lahir didesa Pondokrejo Kecamatan Sumber.

Kemudian Lina Laviniawati tuna rungu dan tuna wicara (17) yang hanya dibesarkan oleh ibunya yang kerja jual jajan di sekolah rumahnya di Desa Kedungtulup Kecamatan Sumber.

Ketua Panitia Hamizar menyebutkan selanjutnya dua sasaran penyandang cacat di Kecamatan Lasem. Diantaranya Bowo dari desa Tulis dan Arip desa Gedung mulyo keduanya berasal dari keluarga yang tidak mampu.

“Mereka sama sama tidak bisa jalan, Keduanya memakai kursi roda pemberian orang. Yang Arip keadaanya lebih memprihatinkan ternyata Ibunya selain merawatnya juga merawat nenek nya Arip yang baru saja tertabrak motor sehingga saat ini tidak bisa berjalan,”jelasnya.

Tujuan selanjutnya adalah Desa Ringin Pamotan, dengan tujuan memberikan sedikit bantuan kepada anak putus sekolah. Fahri Firmansa (5) terpaksa putus TK karena penyakit yang di deritanya. Kepalanya membesar karena mengidap penyakit hidrosepalus.

Masing- masing dari mereka mendapat bantuan sosial Rp.350 ribu. Dana tersebut berasal dari sumbangan anggota dan donatur, termasuk dukungan dari Radio CBFM.

“Harapannya melalui baksos yang diikutkan semen gresik community challange 2018 ini bisa sedikit bantuan tersebut bisa meringankan beban kebutuhan mereka. Sekaligus menunjukkam bahwa masih banyak yang peduli dengan mereka, jadi mereka harus semangat,” tandasnya. (Asmui/Mifta)