Jamaah Haji Rembang Mulai Mendapatkan Perawatan Medis

oleh
Kepala Kemenag Rembang saat ditemui wartawan

REMBANG – cbfmrembang.com, Jamaah haji asal Kabupaten Rembangdikabarkan mulai mendapatkan perawatan medis. Bahkan berdasarkan seorang jamaah yang berhasil dihubungi Radio CBFM, beberapa diantaranya harus dirujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Makkah.

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Rembang saat dikonfirmasi mengaku, secara umum jamaah haji asal Rembang terpantau sehat. Meskipun ada beberapa yang harus mendapatkan penanganan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia atau (KKHI).

Apalagi 441 Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Rembang masuk dalam daftar Calhaj yang beresiko tinggi atau (risti).

Jamaah haji berisiko tinggi terdiri dari Lansia yang berusia 45 hingga 80 tahun. Selain itu, penderita Penyakit masuk dalam daftar jamaah yang perlu mendapatkan penanganan.

“Ya biasalah yang namanya jamaah yang umurnya relatif sepuh dan terbilang risti. Ya wajar kalau ada penurunan kesehatan kalau seperti itu biasanya langsung ditangani tim kesehatan.” jelasnya.Insert 09 Agustus 18 Haji

Sebelumnya ada satu jamaah dari kloter 62 atas nama Budi Istianto alamat Desa Kabongan Kidul yang tertinggal karena menjalani perawatan di rumah sakit Muwardi Solo. Namun jamaah tersebut sudah berhasil diberangkatkan melalui kloter 68 pada tanggal 6 Agustus kemarin. Dan kini proses deportasi ke kloter semula.

“Semuanya sampai sekarang sudah diberangkatkan meskipun pada awalnya untuk kloter 62 ada satu orang yang tertinggal karenaharus mendapatkan perawatan di rumah sakit Muwardi Solo, atas nama Budi Isrianto Alhamdulillah sudah diberangkatkan pada kloter 68kemarin.” beber Atho’.

Sampai saat ini, pihak Kemenag Rembang belum dapat menyampaikan secara pasti, siapa dan berapa jumlah jamaah haji Rembang yang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Makkah. ( Asmui / Mifta )