Iran Belajar Industri Rumahan di Rembang

oleh

REMBANG-cbfmrembang.com, Tujuh orang delegasi dari Republik Islam Iran tiba di Rembang, Selasa ( 9 /4/2019). Rombongan yang dipimpin Zahra Java Penasehat Senior Wakil Presiden Bidang Perempuan dan Keluarga Republik Islam Iran itu didampingi dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) dan diterima Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dan jajaran Pemkab di rumah dinas Bupati.

Kedatangan mereka untuk melihat pengembangan industri rumahan yang ada di Desa Pasar Banggi dan Desa Tritunggal Kecamatan Rembang. Dimana kedua desa yang terletak di pesisir laut jawa utara tersebut telah menjadi pilot project dari Pemerintah Pusat untuk program home industri, dan sejak 2016 lalu perkembangannya dinilai sangat luar biasa.

Ada lebih dari 230 lebih ibu – ibu yang aktif mengembangkan industri rumahan. Produknya mulai dari ikan asap, rengginang berbagai rasa, stik teri dan lainnya.

Staf Ahli Menteri bidang komunikasi dan pembangunan Ratna Susianawati mengungkapkan kedatangan delegasi dari Republik Islam Iran ke Rembang ini karena ingin belajar model industri rumahan. Pihaknya berharap memberikan pemahaman kepada mereka bahwa pengembangan industri rumahan yang ternyata berdampak positif, mulai pemberdayaan perempuan, kesenjangan sosial hingga peningkatan kesejahteraan.

“Pemerintah Indonesia punya kerjasama dngan Pemerintah Iran, dan mereka datang ke Indonesia untuk belajar tentang program pemberdayaan perempuan, salah satunya program industri rumahan. Dan Rembang menjadi tujuan karena salah satu dari 21 kabupaten yang menjadi pilot project, “ ungkapnya.

Bupati Rembang H.Abdul Hafidz menjelaskan bahwa saat ini ada 40 desa lebih yang terdapat industri rumahan, padahal semula hanya di Pasar Banggi dan Tritunggal.

“Kita akan kembangkan ke seluruh desa, karena industri rumahan ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan yang lebih pentingnya mampu menekan jumlah TKW, “ ujarnya.

Ia juga berharap dengan adanya kunjungan dari Iran, bisa menjadi pintu kerjasama yang dapat menjembatani ekspor produk industri rumahan Rembang ke Iran.

Setelah mendengar penjelasan tentang lika liku industri rumahan di Rembang dari pemkab Rembang dan ibu-ibu pelaku industri rumahan, rombongan dari Iran memborong berbagai produk industri rumahan dan berwisata ke sejumlah obyek wisata di Rembang. (Ita/Mifta)