Intensitas Hujan di Kabupaten Rembang Meningkat, Pemkab Ingatkan Beberapa Hal

oleh

REMBANG – cbfmrembang.com, Pemerintah Kabupaten Rembang senantiasa menghimbau masyarakat untuk waspada. Mengingat, sebagian besar wilayah Kabupaten Rembang mulai mengalami peningkatan intensitas hujan.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang , Pramujo mengatakan, himbauan tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan warga yang ditinggal di kawasan rawan bencana.

Menurutnya, sepanjang Januari, sampai awal Februari 2019, sudah ada 3 kejadian tanah longsor, 3 rumah roboh, dan angin kencang yang menyebabkan sebagian atap pasar Wonokerto Kecamatan Sale ambrol.

“Selama bulan Januari sampai saat ini sudah terjadi 7 kali kejadian bencana alam. Diantaranya tanah longsor, rumah roboh. Tanah longsor terjadi 3 kali di Kecamatan Sluke 2 desa, Desa Rakitan, dan Manggar, yang satunya di Kecamatan Sedan di Desa Candi Mulyo. Terus rumah roboh terjadi 3 kali, yang pertama di Kecamatan Pancur di Desa Ngroto, dan Desa Gunem Desa Sidomulyo rumah roboh atapnya, dan yang ketika di Deda Karas Gede, terus satu lagi atap pasar di Sale melebar gitu mas,” jelasnya.

Meski demikian, melalui BPBD Pemerintah Kabupaten Rembang senantiasa melakukan persiapan pemetaan serta langkah penanganan kelak jika terjadi bencana. ( Asmui / Mifta)